Gereja Berperan Aktif Dalam Pemilihan Presiden Amerika

Gereja Berperan Aktif Dalam Pemilihan Presiden Amerika

Lestari99 Official Writer
3407

Gereja dan para pemilih yang berasal dari kelompok keagamaan memainkan peranan besar dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun ini. Banyak dari para pemimpin gereja Amerika-Afrika dan gereja Latin yang menghimbau jemaatnya untuk terlibat dalam Pemilihan Umum, bahkan membagi-bagikan kartu pemilih selama ibadah. Mereka juga berjanji untuk menyediakan transportasi agar jemaatnya pergi ke tempat pemungutan suara.

Sementara itu, Faith and Freedom Coalition telah merilis panduan pemilih di negara-negara bagian kunci yang berpotensi menjadi ajang perebutan suara yang cukup ketat. Mereka mengirimnya kepada sekitar 17 juta konservatif sosial.

David Brody dari CBN News Koresponden Politik mengatakan bahwa Faith and Freedom Coalition ini memiliki potensi untuk membuat dampak besar.

“Mereka memiliki nomor ponsel dari 13 juta evangelis di negara ini. Tahukah Anda, di tahun 2008 mereka belum memiliki satupun nomor ponsel evangelis. Dan saat ini telah menjadi 13 juta nomor ponsel,” ungkap Brody.

“Kampanye Barack Obama di tahun 2008 memiliki 7 juta nomor ponsel dari pemilih liberal sehingga apa yang mereka miliki melebihi kampanye Obama di tahun 2008,” ungkapnya.

Panduan pemilih dari The Faith and Freedom ini disampaikan melalui pesan teks, email, surat dan dari pintu ke pintu.

Gereja memang seharusnya berperan aktif dalam menyadarkan jemaatnya untuk menggunakan hak suaranya di dalam Pemilihan Umum. Dengan demikian setiap anggota jemaat dapat berperan aktif dan terlibat dalam sejarah perubahan dan pembaharuan yang berpengaruh pada masa depan dunia kekristenan secara global.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

Sumber : cbn.com / LEP
Halaman :
1

Ikuti Kami