Perwakilan Gereja Ikut Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Perwakilan Gereja Ikut Berkurban di Hari Raya Idul Adha

daniel.tanamal Official Writer
3426

Meskipun masih ada beberapa kejadian antar umat beragama yang saling bertentangan di beberapa daerah namun hal tersebut tidak menjadi persoalan bagi beberapa warga yang melakukan tolerasi dan menjaga persatuan diantara umat beragama. Di Surabaya beberapa perwakilan Gereja ikut berkurban dalam Hari raya Idul Adha.

Hal tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Jawa Timur Pendeta Charles Simamora yang menyampaikan sumbangan dari jemaat gereja kepada pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam berupa tiga sapi dan tujuh ekor kambing. "Seru juga. Tapi yang terpenting, saya ingin menyampaikan pesan toleransi antar umat beragama,” ungkapnya.

Dirinya juga menghimbau agar para Pendeta yang berasal dari 32 Sinode yang berada dibawah binaannya untuk “terjun" langsung ke masyarakat lintas agama. “Dengan demikian, maka kerukunan antar umat beragama di Jawa Timur tetap terjaga dan kondusif,” paparnya yang juga menjabat sebagai Majelis Pertimbangan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) di Surabaya.

Pembagian daging qurban di Ponpes itu sendiri berjalan lancar. Menurut salah satu pengasuh Ponpes itu ada total 500 kupon yang dibagikan dengan masing-masingnya mendapat satu kilogram per daging kurban. Dengan sasaran utama para kaum miskin di seputar rel kereta api kawasan Krembangan Bhakti.

Inilah wujud nyata kasih persaudaraan yang bisa diikuti oleh para jemaat dimanapun yang ingin menunjukan sukacita kebersamaan bersama sesama. Dengan kepedulian dan inisiatif yang tinggi terhadap sesama, kita dapat menunjukan kasih dan terang Yesus Kristus yang sebenaranya terhadap sesama.

 

 

 

 


Sumber : liputan6.com
Halaman :
1

Ikuti Kami