Ada yang Ingin Adu Domba KPK dengan Polri

Ada yang Ingin Adu Domba KPK dengan Polri

daniel.tanamal Official Writer
1649

Kisruh diantara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih menjadi sorotan. Staf Khusus Presiden Andi Arief melihat ada motif adu domba oleh kelompok yang ingin memanfaatkan situasi sehingga pemerintah menjadi goyah.

"Delapan tahun (terhitung sejak pemerintahan SBY pada 2004) dipertahankan dan dipercepat upaya pemberantasan korupsi. Ada upaya menghilangkan peran SBY dan negara yang selama ini tidak henti-hentinya memperkuat KPK sambil secara gradual mengembalikan semangat aparat hukum lainnya ke rel yang sesungguhnya," katanya.

Menurut Andi ada upaya mengorganisir beberapa kampus dan menciptakan kesimpangsiuran di media massa, yang membelokkan esensi masalah hingga menghadap-hadapkan KPK dengan Polri/pemerintah. "Hal ini dilakukan oleh kelompok yang sama, yang terbiasa memanipulasi fakta dengan opini sampah. Disarankan tidak ada yang terpancing dengan provokasi terutama melalui social media," ujarnya dirilis jaringnews.

Andi pun berharap KPK dan Polri menahan diri untuk mencari solusi bersama sehingga tidak termakan umpan adu domba. "Kita tak perlu takut dengan para pembonceng situasi. Mereka selalu gagal karena memasukkan politik yang berada di luar konteksnya. Kita berharap KPK dan Polri menahan diri dan mencari solusi terbaik. KPK, Polri dan Kejaksaan bertugas memberantas korupsi. Ada persoalan saat ini? Pasti ada jalan keluar," tegasnya. 

Kesatuan hati dari KPK dan Polri untuk menemukan solusi adalah jalan keluar yang penting untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Apa yang telah diperintahkan oleh Presiden pada pidatonya terkait masalah ini harus segera dijalankan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

 


Sumber : Jaringnews

Ikuti Kami