Krisis Eropa Sebabkan Angka Bunuh Diri Melonjak!

Nasional / 13 September 2012

Kalangan Sendiri

Krisis Eropa Sebabkan Angka Bunuh Diri Melonjak!

daniel.tanamal Official Writer
2930

Krisis ekonomi yang kini menghantam Eropa nampaknya mempunyai dampak yang begitu mengerikan. Laporan mengenai kasus bunuh diri yang terjadi akibat krisis finansial yang dialami para masyarakat disana terus terjadi, bahkan melonjak angkanya.

Italia adalah salah satu negara yang diliputi krisis dan dirundung duka akibat beberapa warganya bunuh diri akibat krisis finansial yang diakibatkan oleh kebijakan pemerintah yang memecat banyak pegawai dan menaikkan pajak sebagai langkah penghematan. Padahal Italia adalah adalah negara ekonomi ketiga di zona euro.

Lama sebelum krisis, pajak tidak jadi masalah besar bagi Negeri Pizza ini. Namun semenjak krisis, pengumpulan pajak ibarat keharusan, jika perlu dengan paksaan. Beberapa diantara yang bunuh diri adalah Giuseppe Campaniello seorang pegawai yang terkena pemecatan dan hutan pajak yang menggunung. Dirinya membakar diri di depan kantornya dan tewas sembilan hari kemudian. Ada juga Mario Frasacco yang menembak dirinya sendiri pada April lalu akibat perusahaannya bangkrut.

Kasus tersebut adalah segelintir dari melonjaknya angka bunuh diri di sana yang meningkat hingga dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Mayoritas yang bunuh diri adalah pemilik usaha kecil maupun wiraswasta yang pailit. Tercatat, bunuh diri di negara ini meningkat hingga 52 persen, dari 187 pada 2010. Padahal pada tahun 2005, jumlahnya hanya 123. 

Sebagai wujud ekspresi protes, para janda dari suami-suami yang bunuh diri itu berkumpul dan membentuk sebuah klub bernama "Vedove Bianche" atau janda putih. Klub tersebut mempunyai misi untuk menunjukan pada dunia mengenai dampak dari krisis ekonomi yang berujung pada pemaksaan pajak. 

Krisis finansial kapan saja dapat terjadi dan menyerang kita. Seberat apapun keadaannya, bunuh diri bukanlah pilihan dan solusi yang bijak dan bagus. Bunuh diri hanya akan memberikan jiwa anda terhadap nyala api neraka yang telah siap menghanguskan anda. Tetap berjuang untuk bertahan hidup bersama keluarga dalam iman percaya kepada Firman Tuhan. Karena finansial bukan segalanya. Keluarga dan keimanan andalah yang paling utama.

 


Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami