TNI Tidak akan Memilih pada Pemilu 2014

Nasional / 15 August 2012

Kalangan Sendiri

TNI Tidak akan Memilih pada Pemilu 2014

daniel.tanamal Official Writer
2063

Wacana lama mengenai Tentara Nasional Indonesia (TNI) ataupun Kepolisian republik Indonesia (Polri) dalam Pemilihan Umum kembali bergulir. Kali ini pihak TNI menegaskan bahwa jajarannya tidak akan menggunakan hak pilih dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang.

"Kita nggak menggunakan hak pilih, dan ini sudah disampaikan Bapak SBY dan Panglima TNI kita. Sudah disampaikan kemarin (di) sidang kabinet di Mabes TNI," ungkap Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2012).

Salah satu alasan utama mengapa TNI tidak menggunakan hak pilih adalah kekhawatiran akan adanya tarik-menarik untuk kepentingan partai politik (parpol) jika mereka ikut serta. Karena itu jika TNI terlibat dalam Pemilu pun hanya sebatas sebagai pengamanan dan membantu operasional pemilu, bukan sebagai peserta yang menggunakan hak pilih. Namun para keluarga TNI tetap dapat menggunakan hak suaranya pada pemilu nanti.

"Para parpol dikhawatirkan akan menarik-narik TNI. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Ini masih belum kita siapkan sampai di sana. Namun, keluarganya tetap memilih," ujarnya seraya menambahkan bahwa untuk pemilu berikutnya di 2019, belum diketahui pasti apakah TNI dapat memilih.

Netralitas jajaran aparat keamanan negara dalam pemilihan tentu sangat diperlukan. Karena kecenderungan untuk memanfaatkan dan dimanfaatkan begitu besar. Berbicara keadilan, tentu dalam hal ini mereka harus memperlihatkan kepada masyarakat bahwa netralitas atas nama keadilan bagi persamaan hak harus diutamakan.

 

 


Sumber : kompas.com - dpt
Halaman :
1

Ikuti Kami