Rhoma Irama Tak Bersalah, Ulama Kembali Serukan Isu SARA

Rhoma Irama Tak Bersalah, Ulama Kembali Serukan Isu SARA

Puji Astuti Official Writer
3762

Keputusan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang memutus Rhoma Irama tidak bersalah atas tuduhan kampanye SARA, sepertinya  membuat para ulama Islam yang lain tak sungkan lagi untuk menyerukan kembali memilih pasangan Foke – Nara yang dianggap jelas beragama Islam dan yang lain dianggap sebagai Islam tidak jelas atau bahkan kafir.

"Kita harus pilih yang mukmin, yang jelas Islamnya. Jangan sampai orang yang tidak jelas Islamnya yang memimpin Jakarta," demikian seruan Habib Abdurrahman Al Habsyi di Islamic Centre, Kwitang, Jakarta Senin (13/8) seperti yang dikutip oleh Beritasatu.com.

Senada dengan pernyataan Habib Abdurrahman, Ketua Dewan Surya Nahdlatul Ulama (NU) KH Maulana Kamal Yusuf juga menyerukan untuk memilih pasangan Foke – Nara kepada ratusan jemaah yang hadir, pada hal masa kampanye Pilkada DKI putaran kedua belum dimulai.

"Jadi pilih Fauzi dan Nachrowi sebagai gubernur dan wakil gubernur. Sebab, mereka berdua jelas mukmin. Bukan pemimpin yang kafir," demikian tegas KH Maulana.

Dalam acara buka puasa bersama yang juga menjadi acara syukuran atas vonis tidak bersalah atas Rhoma Irama tersebut, dihadiri juga sang Raja Dangdut Rhoma Irama serta tak lupa hadir pula Fauzi Bowo sekalipun datang agak terlambat.

Masalah SARA menjadi isu sensitif di Jakarta juga Indonesia, mengingat rakyat negeri ini memiliki kebhinekaan baik dalam suku, agama, ras dan golongan. Untuk itu sungguh tidak bijak demi memenangkan suatu kedudukan akhirnya mengorbankan kesatuan dan toleransi yang sudah terbangun di Jakarta ini. Mari hentikan isu SARA dan bangun demokrasi dengan rasa toleransi dan saling pengertian.

Baca juga artikel lainnya :

Sumber : Beritasatu.com| Puji Astuti

Ikuti Kami