Rhoma Irama : Saya Sangat Menghormati Jokowi dan Ahok

Rhoma Irama : Saya Sangat Menghormati Jokowi dan Ahok

Budhi Marpaung Official Writer
3039

Penyanyi Dangdut Rhoma Irama akhirnya hari ini memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta terkait ceramahnya di sebuah mesjid di bilangan Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Dalam keadaan tertutup bagi para wartawan itu, pertemuan dilakukan kedua belah pihak selama kurang lebih satu jam.

Seusai dimintai keterangan, ayah dari Ridho Rhoma tersebut menggelar konferensi pers di tempat yang sama.

"Saya tidak perlu meminta maaf kepada kelompok Jokowi-Ahok karena saya merasa tidak berbuat salah. Kedua, tidak perlu islah karena kita tidak bermusuhan. Saya sangat menghormati Jokowi dan Ahok dalam konteks berbangsa. I love them all," ujar Rhoma sebagaimana dikutip dari VIVAnews.

"Selama ini yang saya sampaikan di masjid-masjid itu bukan kampanye. Saya berdakwah. Mungkin dinilai Panwaslu berkampanye. Itu yang berbeda. Kalau berdakwah itu tidak dilarang," lanjutnnya.

"Kalau saya nggak sampaikan, berdosa saya. Tapi dalam konteks berbangsa dan bernegara kita diperintahkan untuk mencintai. Tapi dalam konteks memilih pemimpin saya harus menyampaikan perintah Allah. Saya juga mohon pengertian umat non muslim," pungkasnya.

Pasca memeriksa Rhoma Irama, Panwaslu berencana akan meminta keterangan dari saksi-saksi lainnya.

Waktulah yang akan menjawab apakah perkataan yang keluar dari sang raja Dangdut ini benar-benar tidak mengandung unsur-unsur politik tertentu. Namun, sungguh berharap apa yang diucapkan sang raja Dangdut murni dalam rangka berkaitan kerohanian dan bukan lainnya.

Baca juga : 

Overcome

Forum JC : Dokumentasi Kopdar + Photo Hunting

Ikutilah Teladanku

Sumber : viva.co.id / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami