Rhoma Irama : Ibukota Dipimpin Orang Kristen, Malu Kita

Rhoma Irama : Ibukota Dipimpin Orang Kristen, Malu Kita

Lois Official Writer
6889

Dikarenakan ceramah Raja Dangdut Rhoma Irama yang menjadi juru kampanye Foke Nara yang diduga bermuatan SARA, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta menggelar rapat Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) pada Kamis (2/8) kemarin. Rapat ini dihadiri aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dan jaksa dari Kejaksaan Tinggi.

Rapat digelar untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan terhadap Rhoma Irama. Rhoma Iramapun akan dipanggil pada hari ini, Jumat (3/8) untuk dimintai keterangan. Dengan berbekal video ceramah Rhoma Irama di Masjid Al Isra, Tanjung Duren Sabtu (28/7) lalu, Panwaslu akan terus melanjutkan langkah untuk menyelesaikan kasus ini.

Dalam rekaman video tersebut, Rhoma Irama mengatakan dalam mengkampanyekan sesuatu, SARA itu dibenarkan. Menurutnya, warga sudah hidup di zaman keterbukaan dan demokrasi, karena itu masyarakat harus tahu siapa calon pemimpin mereka. “Joko Widodo jadi gubernur hanyalah batu loncatan saja sehingga yang nantinya akan memimpin Jakarta adalah sosok Basuki Tjahaja Purnama yang merupakan etnis Tionghoa dan beragama Kristen. Kalau ibukota dengan negara mayoritas Islam dipimpin oleh orang Kristen, malu kita di mata internasional,” katanya dalam video itu.

Lidah adalah alat tubuh yang kecil namun dapat memimpin kita dan mengatur kehidupan kita. Pergunakanlah perkataan dan lidah dengan baik agar kita menjadi berkat dan bukannya batu sandungan.

 

Baca Juga :

Ikutilah Teladanku

Loving The Bad Man, Ketika Mengasihi Begitu Sulit

Beli CD Hip Hop Rohani The Messenger = Bantu Anak Jalanan

Sumber : beritasatu by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami