Iran Bebaskan Seorang Pendeta Protestan dari Penjara

Iran Bebaskan Seorang Pendeta Protestan dari Penjara

daniel.tanamal Official Writer
3274

Tekanan internasional dan kampanye pembebasan bagi isu kebebasan beragama di dunia nampaknya membuat Iran sedikit mengendurkan represinya terhadap kaum minoritas disana. Dilaporkan bahwa pada 17 Juli kemarin, seorang pendeta berikut dengan sepuluh orang jemaat Kristen lainnya dibebaskan dari penjara.

Dirilis Asianews, pendeta tersebut bernama Noorollah Qabitizade. Pemimpin umat Protestan berusia 48 tahun ini bersama dengan puluhan jemaat lainnya ditangkap pada 2012 lalu saat operasi besar-besaran pada perayaan Natal di Dezful, karena dianggap melakukan kegiatan ilegal dan melakukan Kristenisasi.

Sepuluh orang jemaat tersebut yang diketahui bertobat dan pindah keyakinan untuk menjadi pengikut Kristus, langsung dijebloskan kedalam penjara. Pendeta Noorollah sendiri ditangkap dan atas perintah pengadilan provinsi Khuzestan ikut dimasukan kedalam sel. Selama 19 bulan dalam tahanan, Pendeta Noorollah mengalami siksaan dari sipir penjara untuk memaksanya meninggalkan agama Kristen.

Suara internasional mulai nyaring terdengar bagi kebebasan beragama di Iran ketika seorang pendeta, Youcef Nadrkhani ditangkap dan ditahan dengan tuduhan berlapis yang tidak rasional. Bahkan dirinya divonis hukuman mati oleh pengadilan. Hingga saat ini belum ada keputusan akhir bagi pembebasan Pendeta Youcef.

 

Baca Juga:

Scientology Terlibat dalam Kecelakaan Katie Holmes?

Hindari Keyakinan Ayah, Suri Masuk Sekolah Katolik

Sumber : asianews - niel
Halaman :
1

Ikuti Kami