8 Tahun Meninggal, Kematian Yasser Arafat Diselidiki Kembali

8 Tahun Meninggal, Kematian Yasser Arafat Diselidiki Kembali

Lois Official Writer
3808

Setelah beberapa tahun lamanya Yasser Arafat meninggal, kini kasusnya kembali diungkit. Suha Arafat, sang istri mengajukan Otoritas Palestina untuk menggali makamnya dan megambil tulang Arafat untuk diteliti apakah mengandung unsur radioaktif polonium. Permintaan ini diajukan setelah Institut de Radiophysique menemukan bahwa benda-benda pribadi yang dipakai Arafat mengandung unsur tersebut. Apapun hasil tes atas jasad Arafat ini, Suha berharap akan menghilangkan banyak keraguan mengenai penyebab kematian misterius Arafat.

Polonium merupakan radioaktif yang kerap digunakan untuk tenaga pesawat luar angkasa. Marie Curie menemukannya tahun 1898 dan anak perempuannya bernama Irene adalah yang pertama terbunuh karena zat ini. Ada juga dua orang yang tewas karena teradiasi polonium ini karena terkait program nuklir. Figur yang paling terkenal adalah mantan agen mata-mata Rusia, Alexander Litvinenko. Penyelidikan menemukan dia tewas diracun karena polonium yang diselipkan di tehnya pada sebuah restoran.

Arafat yang meninggal pada Oktober 2004 di Paris itu dirumorkan meninggal karena beberapa penyakit seperti kanker, sirosis hati bahkan ada tuduhan terjangkit HIV. Namun penyelidikan selama sembilan bulan yang dilakukan Al Jazeera menemukan tak satupun rumor itu benar.

Setelah delapan tahun meninggal dunia, kini kematian Arafat kembali diselidiki. Meskipun memang terbukti benar, namun hal ini tidak mengungkapkan siapa yang menggunakan zat itu untuk membunuh Arafat. Namun setidaknya, kebenaran akan terungkap pada akhirnya.

 

Baca Juga :

Inikah Alasan Gugat Cerai Katie Holmes Kepada Tom Cruise?

Chord Lagu Ciptaan Ahmad Dhani, Sean, dan Regina : KEMENANGAN

CD The Messenger, Sarat Makna Positif..Beli Di sini

Sumber : vivanews by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami