Kebaikan Hadirkan Kerajaan Allah

Kebaikan Hadirkan Kerajaan Allah

Budhi Marpaung Official Writer
5795

“Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” (Matius 25:40)

Banyak dari kita yang apabila mendengar tentang pengajaran Kerajaan Allah langsung mengasosiasikannya dengan pengusiran roh-roh jahat, kesembuhan, dan membangkitkan orang-orang yang mati. Padahal, hal ini belumlah lengkap. Ada satu cara lain yang tertulis di dalam Alkitab mengenai bagaimana menghadirkan Kerajaan Allah.

Pada kitab Matius 25:40 disana jelas disebutkan bahwa Kerajaan Allah dapat hadir di muka bumi saat kita menolong orang yang membutuhkan atau berbuat kebaikan kepada mereka yang sangat mengalami kesulitan. Ini penting untuk digarisbawahi dan dimengerti oleh setiap kita. Mengapa? Karena dengan begini kita akan mengubah cara pandang kita dalam berbuat kebaikan bagi orang-orang yang membutuhkan.

Disadari atau tidak, karena seringnya gereja atau kelompok-kelompok Kristen mengadakan bakti sosial, saat kita melakukannya, kita melakukannya dengan semangat “senang atau suka saja”. Hal ini tentu tidaklah sehat karena jika kita melakukan dengan motif seperti itu maka apa bedanya apa yang kita lakukan dengan orang-orang lain yang belum percaya kepada Tuhan Yesus. Tidak ada bedanya bukan?

Kemudian juga jika menggunakan motif “senang atau suka saja” dalam berbuat baik kepada orang yang membutuhkan maka tidak ada hal yang akan terjadi di dalam hidup orang-orang yang kita bantu. Mereka sangat mungkin akan tetap seperti keadaan mereka dimana sebelum kita bantu.

Menjadi berbeda persoalannya jika saat kita mengulurkan tangan kita dengan membawa konsep “supaya Kerajaan Allah hadir di kehidupan mereka”. Apa yang kita kerjakan kepada orang-orang tersebut akan berdampak ke dalam kehidupan mereka, bahkan kita akan meninggalkan sesuatu yang ilahi di tengah-tengah mereka. Lalu sesuatu ilahi seperti apakah yang kita tinggalkan kepada mereka?

Roma 14:17 berbunyi bahwa Kerajaan Allah mengenai kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. Jadi, dengan begitu yang kita tinggalkan kepada orang-orang yang kita berikan pertolongan sesungguhnya adalah ketiga hal tadi – kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus.

Tentu sangat sulit untuk mengetahui atau mendeteksi motif orang-orang yang melakukan perbuatan baik kepada masyarakat yang secara ekonomi begitu memprihatinkan. Namun, ini bukanlah persoalan yang besar. Mengapa ? Karena artikel ini ditujukan kepada Anda, bukan kepada orang yang tidak membaca pengajaran ini.

Akhir tulisan, penulis menyatakan selamat mempraktikan kebenaran firman Tuhan ini di dalam kehidupan Anda masing-masing. Tuhan Yesus memberkati. 

Halaman :
1

Ikuti Kami