Pembantu Paus Curi Dokumen Rahasia Gereja

Pembantu Paus Curi Dokumen Rahasia Gereja

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
4062

Polisi Takhta Suci Vatikan, dengan resmi menetapkan Paolo Gabriele (46), pembantu Paus Benedictus ke-16 sebagai terdakwa atas tuduhan mencuri dokumen rahasia Gereja. Tuduhan Penahanan ini terjadi setelah penerbitan buku "His Holiness" -yang mencantumkan surat dan memo rahasia antara Paus Benediktus kepada sekretaris pribadinya.

Sejumlah dokumen yang disebut Vatileak itu mengungkapkan adanya dugaan korupsi, ketidakberesan manajemen dan konflik internal di Vatikan. Pihak Vatikan menilai hal tersebut sebagai sebuah tindak criminal dan memutuskan untuk mencari pelaku serta menempuh jalur hukum.

Bulan lalu, Paus Benediktus XVI membentuk komisi khusus kardinal untuk menyelidiki kebocoran ini. Juru Bicara Vatikan, Federico Lombardi mengatakan bahwa Gabriele ditangkap Rabu lalu di apartemennya yang terletak di dalam Vatikan, dengan dokumen-dokumen yang ia peroleh secara ilegal. Jika dinyatakan terbukti bersalah, terdakwa dapat dihukum penjara sampai 30 tahun.

Gabriele adalah pembantu dan asisten pribadi Paus, dan termasuk salah satu dari sedikit orang yang memiliki akses ke apartemen Paus. Skandal Vatileak ini menjadi berita utama di media Italia, termasuk televisi dan majalah. Gabriele juga sering terlihat di depan umum, termasuk duduk di depan jip terbuka saat Paus bertemu dengan masyarakat.

Saat ini orang mencari orang yang memiliki integritas dan bisa dipercaya bukanlah hal yang mudah. Orang-orang yang berintegritas harus berani mempertahankan kebenaran dan prinsipnya di tengah godaan ataupun tekanan dari pihak luar. Integritas bukan sebuah bakat yang dibawa sejak lahir, sebaliknya sikap berintegritas tumbuh dan berkembang berdasarkan keputusan dan sikap kita.

Sumber : bbc,suarapembaharuan/vina

Ikuti Kami