Lady Gaga, Artis Asing Pertama yang Tak Direkomendasi Polisi

Lady Gaga, Artis Asing Pertama yang Tak Direkomendasi Polisi

Budhi Marpaung Official Writer
4376

Kepolisian Daerah Metro Jaya hari ini mengumumkan bahwa konser Lady Gaga di Jakarta tidak mendapatkan rekomendasi. Dan untuk pertama kalinya, sosial budaya menjadi alasan pihak berwajib mengeluarkan keputusan itu kepada seorang artis dari luar negeri yang mengadakan acara konser di Indonesia.

"Ini yang pertama kali  dengan alasan sosial budaya," demikian ungkap Kombes Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya beberapa jam lalu.

Menurut Rikwanto, dari Januari hingga Mei 2012 ada 102 pertunjukan musik yang terdaftar di Polda Metro Jaya--48 dari artis dalam negeri dan 54 dari artis luar negeri. Dari semua itu, satu pertunjukan musik dibatalkan dan itu oleh artis yang bersangkutan.

Sebagaimana diketahui, awal Mei lalu, band Avenged Sevenfold batal menggelar konser di Jakarta. Tapi, penyebabnya, permintaan yang diajukan oleh manajemen grup tersebut untuk mengubah desain panggung sesuai keinginan band itu tidak bisa dipenuhi oleh promotor konser tersebut.

Pihak promotor yakni Big Daddy Entertainment, lanjut Rikwanto, dalam waktu dekat akan segera mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan dibatalkannya konser Lady Gaga yang sedianya dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan pada Minggu 3 Juni mendatang.

Baik buruknya keputusan tidak mengeluarkan rekomendasi bagi konser Lady Gaga pasti sudah dipertimbangkan masak-masak oleh pihak kepolisian. Namun begitu, hal ini diambil kiranya bukan karena tekanan beberapa kelompok saja, tetapi sungguh semata-mata karena gaya panggung dan busana panggung Lady Gaga yang memang kurang sesuai dengan sosial budaya di tanah air.

Baca juga:

Chinua Hawk

Kopi Darat Mei 2012

Mimpi Perselingkuhan Suamiku Jadi Kenyataan

Sumber : Kompas.com / budhianto marpaung

Ikuti Kami