Polisi Diraja Malaysia Tembak 3 TKI Hingga Tewas

Polisi Diraja Malaysia Tembak 3 TKI Hingga Tewas

Budhi Marpaung Official Writer
5404

Dianggap melakukan tindakan membahayakan, kepolisian Diraja Malaysia menembak 3 orang tenaga kerja Indonesia asal NTB - Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Nur (28) - hingga tewas. Peristiwa ini terjadi di kawasan Port Dickson pada 25 Maret 2012 silam.

Sebagaimana diungkapkan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty Natalegawa, di Kemenlu, Senin (23/4), aparat berwajib Malaysia menemukan tiga orang TKI yang dalam keterangan tim kepolisian Malaysia mengenakan masker, penutup kepala, sarung tangan dan membawa parang.

Polisi setempat berupaya untuk mendekati orang-orang tersebut namun terdapat upaya penolakan.

"Setelah didekati, ada penyerangan sehingga polisi Malaysia melakukan penembakan terhadap ketiga tenaga kerja itu," jelas Marty.

Namun, diplomat lulusan Amerika Serikat ini menyatakan akan melakukan verifikasi kembali mengingat jenazah 3 TKI tersebut sudah diautopsi di Malaysia pada 26 dan 27 Maret 2012 dan kepulangan terhadap 3 TKI ini baru dilaksanakan pada 5 April 2012.  

Sementara itu, menanggapi tindakan Polisi Diraja Malaysia kepada para TKI, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat menyatakan keberatannya. "Harusnya kan ada cara lain untuk melumpuhkan para TKI itu dan tidak perlu ditembaki dengan bengis," ujar Jumhur.

Menurut dia, apa yang dilakukan Polisi Diraja Malaysia ini terlalu merendahkan nyawa TKI.

Dalam menyikapi sebuah persoalan hendaknya kita mengedepankan pikiran yang jernih dan hati yang dingin. Janganlah amarah yang lebih kita tunjukkan karena di saat kita sedang “panas”, segala respon kita akan menjadi salah. Bila respon kita salah maka tindakan yang kita ambil pun juga ikut salah.

Terkait tewasnya 3 TKI asal NTB oleh Polisi Diraja Malaysia, mari kita serahkan penanganannya kepada Kementerian Luar Negeri RI. Biarkan mereka bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini hingga sampai terang benderang. Yakinlah, mereka akan mengurusnya dengan baik dan tuntas.

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami