Gara-gara Mantan Pembantu, Presiden Paraguay Harus Uji DNA

Gara-gara Mantan Pembantu, Presiden Paraguay Harus Uji DNA

Budhi Marpaung Official Writer
3822

Pengadilan Banding untuk Anak Santiago, Paraguay memerintahkan Presiden negara itu, Fernando Lugo menjalani uji DNA untuk memastikan apakah dia ayah dari anak mantan pembantunya.

Dalam persidangan yang berlangsung pada Rabu (18/4) kemarin, hakim pengadilan Banding untuk Anak menolak argumen kuasa hukum tergugat (Lugo) yang mengupayakan pembatalan putusan pengadilan di bawahnya.

Benigna Leguizamon, 29 tahun, mantan  pembantu rumah tangga di Keuskupan Katolik San Pedro menuding Fernando Lugo sebagai ayah dari putranya yang berusia 9 tahun, Lucas Fernando. Leguizamon pernah bekerja selama 10 tahun untuk presiden yang saat itu masih menjabat sebagai seorang uskup.

Sebelumnya pada awal 2009, seorang aktivis kerohanian, Damiana Hortensia Moran, 39 tahun, melayangkan gugatan hukum kepada Fernando Lugo. Dalam berkasnya, ia menyatakan sang presiden merupakan ayah dari anaknya. Akan tetapi, setelah dilakukan tes DNA diketahui bahwa hasilnya negatif. Oleh sebabnya, pihak pengadilan saat itu menggugurkan gugatan Hortensi.

April 2009, Viviana Carillo, 26 tahun, memberikan kejutan lagi kepada rakyat Paraguay setelah ia mengatakan Presiden Lugo adalah ayah dari anaknya. Tak seperti tindakannya kepada Leguizamon dan Viviana, Presiden Lugo justru mengakui kalau dia adalah ayah dari anak Viviana.

Belajar dari peristiwa diatas, mari kita mendukung dalam doa pemimpin-pemimpin kita. Doakanlah dia agar hidupnya memancarkan kasih Kristus dan senantiasa berintegritas. Percayalah, saat Anda melakukannya, pemimpin Anda akan menjadi penuh kasih dan dia akan terjaga dari pelanggaran-pelanggaran yang akan menjatuhkan dirinya.

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung

Ikuti Kami