Bagi Penganut Kristen yang Taat, Telah Dibuka Toko Seks

Bagi Penganut Kristen yang Taat, Telah Dibuka Toko Seks

Lois Official Writer
5464

Kesucian adalah hal yang dijunjung bagi penganut Kristen yang taat dan juga seks pra nikah dilarang. Dalam rangka itulah, tujuan toko online Liefdestuin atau Taman Cinta ini dibuka. Toko ini dibuka oleh seorang mantan pendeta dan inisiator bernama Marc Angenent, diperuntukkan khusus bagi pasangan suami istri yang telah sah. Toko seks Liefdestuin tidak berisi kata-kata kotor, gambar porno atua telanjang. Situs ini lebih terlihat sebagai bahan terapi seks Kristen daripada toko dewasa yang menjual alat bantu seks.

Adapun alat-alat yang dijual antara lain dildo, vibrator, kondom, dan pelumas. “Toko online ini merupakan cara menjembatani terciptanya sebuah kenikmatan seks yang terbuka, terutama karena topik ini masih dipandang tabu dalam masyarakat Kristen.” katanya.

Banyak kliennya yang berlatar belakang orang percaya taat dan dia melihat sendiri pelbagai masalah seksualitas yang dihadapi oleh orang-orang yang religius. “Pasangan Kristen mempunyai pertanyaan mengenai perasaan malu dan rasa bersalah, dan seberapa jauh mereka bisa menikmati seks. Karena latar belakang saya, mereka menaruh kepercayaan pada saya untuk membantu mencari solusi masalah mereka,” kata Angenent.

Seperti layaknya semua penganut Kristen, Angenent kembali mendasari pandangannya dengan Alkitab. “Terutama Perjanjian Lama sarat dengan cerita-cerita erotis. Dalam konteks spiritual, tentu saja, tapi erotisme tetap ada.” katanya. Hal ini terutama terdapat dalam Kidung Agung. Namun, tidak semua orang Kristen taat yang bereaksi senang dengan kehadiran toko tersebut. “Orang seharusnya bisa menikmati seksualitas mereka. Ini seharusnya menjadi pengalaman dalam perkawinan. Nafsu seks, penyimpangan, rasa ingin memiliki, dan menjadi obyek seks adalah semua ciri yang merusak dalam seksualitas, saat dibawa di luar jalur.” Kata salah satu responden yang menolak. Toko ini bukanlah yang pertama, bahkan toko seks online untuk para Muslim sudah diluncurkan dua tahun lalu.

Terlepas dari benar atau tidaknya memakai alat-alat bantu di dalam hubungan suami istri, banyak faktor lain yang mesti dipikirkan. Apakah alat tersebut aman, atau apakah itu jenis penyimpangan seksual. Bisa jadi, alat yang benar jika berada di tangan yang tidak benar, tidak akan benar adanya. Yang terpenting dari semua itu adalah, karena tubuh kita adalah bait Allah, maka peliharalah tubuh dengan sebaik mungkin.

Sumber : rnw.nl/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami