Dampak Perbedaan Zona Waktu Pada Perekonomian Indonesia

Dampak Perbedaan Zona Waktu Pada Perekonomian Indonesia

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
12198

Adanya perbedaan antara tiga zona waktu di Indonesia membuat terbatasnya waktu efektif diantara daerah yang berbeda zona waktunya. Untuk membuatnya lebih efektif, pemerintah akan menyatukan ketiga zona waktu tersebut melalui program GMT+8. Lewat program tersebut Waktu Indonesia Barat (WIB) dan Waktu Indonesia Timur (WIT) akan disamakan dengan Waktu Indonesia Tengah (WITA).

"Kami memilih GMT+8 karena berada di tengah-tengah antara WIB dan WIT. Kami masih akan membahas hal ini lebih lanjut," ungkap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan Promosi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Edib Muslim dalam lokakarya bertema "Internalisasi MP3EI kepada Insan Pers", seperti dikutip dari antaranews, pada Sabtu (10/3).

Menurut Edib, selisih satu jam di antara tiga zona waktu di Indonesia membuat transaksi perdagangan di antara daerah yang berbeda zona waktu itu tidak efektif. "Contohnya, dalam waktu dagang antara dunia usaha di zona WIB dan WIT. Kalau transaksi perdagangan di Jakarta dimulai jam 09.00 WIB dan berakhir pada jam 17.00 WIB, berarti waktu yang efektif untuk aktivitas perdagangan antara dunia usaha di zona WIB dan WIT cuma empat jam," ungkap Edib.

Selain sektor perdagangan, penyatuan waktu ini juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja birokrasi mulai dari Sabang hingga Merauke, serta meningkatkan daya saing bangsa dalam bidang ekonomi, sosial politik dan ekologi.

Bagaimana pendapat Anda tentang wacana ini, apakah penyatuan zona waktu akan membantu memajukan perekonomian Indonesia?

Sumber : antaranews

Ikuti Kami