Pelecehan Seksual Gereja, Parlemen Belanda Turun Tangan

Internasional / 2 February 2012

Kalangan Sendiri

Pelecehan Seksual Gereja, Parlemen Belanda Turun Tangan

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
2328

Parlemen Belanda akan segera melakukan investigasi langsung, terhadap kasus pelecehan seksual dan kekerasan yang terjadi di lingkungan gereja. Metode ini hanya dilakukan sebanyak sepuluh kali sejak Perang Dunia II berakhir. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan pemerintah tidak cukup aktif dalam menyelesaikan kasus ini.

"Pemerintah telah gagal. Anda bahkan tidak berani mengutarakan penilaian akan apa yang terjadi. Makanya saya mengusulkan parlemen mengadakan penyelidikannya sendiri," ungkap Khadijah Arib, anggota parlemen dari Partai Buruh (PVDA), seperti dikutip dari radio nedarland, pada Rabu (1/2).

Pada saat bersamaan, organisasi yang dibentuk untuk membantu korban pelecehan telah melaporkan 75 kasus di mana gereja gagal dalam penyelidikan mereka. Menurut para korban hal ini menunjukkan gereja tidak dapat dibiarkan sendirian dalam menyelidiki penyalahgunaan.

Sebelumnya diberitakan, sejak Agustus 2010 sebuah komisi Independen Belanda melakukan penyelidikan di sebuah sekolah Khatolik di Belanda Timur. Dari hasil laporan tersebut, diketahui terjadi sekitar 600 kasus pelecehan seksual atas ribuan anak sejak 1945. Sebagai bentuk penyesalan dan pertanggung jawaban, Gereja Khatolik menawarkan kompensasi hingga 130 ribu dollar.

Semoga kasus ini bisa cepat diselesaikan dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Sumber : berbagaisumber/vn
Halaman :
1

Ikuti Kami