Akibat Kapten Ingin Menyenangkan Hati Kepala Pramusaji

Nasional / 17 January 2012

Akibat Kapten Ingin Menyenangkan Hati Kepala Pramusaji
Budhi Marpaung Official Writer
4735

Peristiwa kandasnya kapal pesiar mewah Costa Concordia di sekitar perairan dekat Pulau Giglio, Jumat (13/1) malam lalu, sungguh menghentak publik dunia. Tak ada yang menyangka kejadian kapal Titanic ratusan tahun silam kini kembali terjadi.

Kapten kapal Francesco Schettino sekarang sedang menjalani proses pengadilan. Fakta terbaru terungkap di media lokal Italia hari ini. Sang pemimpin kapal ternyata memang sengaja mendekatkan kapalnya ke pulau Giglio untuk menyenangkan kepala pramusaji yang berasal dari pulau tersebut.

Awalnya tindakannya itu tidak membawa masalah. Bumerang datang ketika kapal terlalu dekat dengan pantai. Kepala pramusaji yang melihat hal itu lalu memperingatkan kapten kapal tetapi semuanya sudah terlambat.

Info ini sendiri keluar langsung dari mulut Pier Luigi Foschi yang tak lain adalah bos perusahaan Costa Crociere yang merupakan pengelola kapal pesiar terbesar di Eropa.

Di persidangan yang digelar baru-baru ini, Schettino membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Sebagaimana diketahui selain ceroboh, ia dianggap telah melakukan tindakan yang pengecut dimana di saat kapal sedang bermasalah, ia justru meninggalkan kapal sebelum semua penumpangnya diselamatkan. Sebuah transkrip percakapan antara Schettino dan petugas pantai yang dirilis pada Senin kemarin telah membuktikan sikap tidak bertanggung jawab sang kapten.

Menyenangkan hati orang adalah baik pada dasarnya, tetapi itu juga harus diimbangi dengan pemikiran apakah tindakan kita ini benar atau tidak. Jikalau kita tahu itu salah atau keliru maka sebaiknya kita jangan melakukannya.

Sumber : Kompas/bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?