Kepolisian RI Menduga Video Pembantaian Mesuji Rekayasa

Kepolisian RI Menduga Video Pembantaian Mesuji Rekayasa

daniel.tanamal Official Writer
2558

Terkait beredar luasnya video kasus pembantaian di Mesuji Lampung Sumatera Selatan, Kepolisian RI melihat bahwa ada kemungkinan unsur rekayasa. Menurut mereka, hal itu dapat dikategorikan sebagai pencemaran nama baik kepolisian, karena dibuat seolah-olah pembantaian tersebut dilakukan oleh petugas kepolisian.

"Kita mencermati video ini karena ada upaya untuk seperti melihat ini diakibatkan pembantaian yanng dilakukan oleh petugas (polisi). Kita hanya mencermati secara saksama. Sejauh ini fakta-fakta yang kita lihat semacam penggabungan gambar dari berbagai peristiwa," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Kamis (15/12) di Jakarta.

Pihaknya juga membantah bahwa aksi kekerasan itu dilakukan oleh aparat kepolisian dan evakuasi Brimob di wilayah setempat terhadap 200 karyawan PT SWA yang saat itu diserang warga Mesuji. "Tidak benar gambar-gambar penayangan aksi kekerasan itu dilakukan oleh petugas. Ini akibat dampak dari konflik horizontal yang terjadi," ungkapnya.

Untuk menelusuri kebenaran dalam video tersebut, polisi kini terus memeriksa keaslian pembuatan video yang isinya membuat banyak orang lain menjadi murka terhadap aparat kepolisian. "Kita akan menyelidiki lebih lanjut untuk melihat latar belakang, maksud, dan tujuan penayangan video ini, sekaligus akan dipelajari dengan tim ahli yang terkait IT," kata Boy

Dua hal yang harus dilihat pada peristiwa ini adalah, pertama jangan sampai ada usaha untuk menutupi ataupun “cuci tangan” agar tidak dapat diminta pertanggungjawaban. Kepolisian harus berani untuk bertanggungjawab jika dinyatakan bersalah. Kedua, mengingat situasi politik yang sedang memanas, jangan sampai kasus ini dijadikan tunggangan sebagai kepentingan kelompok belaka.

Sumber : berbagai sumber - niel

Ikuti Kami