Jelang Pemilu Rusia, Putin Dianggap Rasul Paulus

Jelang Pemilu Rusia, Putin Dianggap Rasul Paulus

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
1861

Menjelang pemilu Rusia, dukungan terhadap Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin tidak hanya datang dari partai dan presiden Medvedev saja, tapi juga dari gereja. Putin dielu-elukan sebagai reinkarnasi rasul Paulus oleh sebuah sekte yang berlokasi di Desa Bolshaya Yenia. Sekte ini dipimpin oleh Ibu Fotina yang bernama asli Svetiana Frolova. Fotina mengaku sudah mengenal dan mengikuti kiprah Putin sejak ia masih di Kiev.

"Beliau adalah jelmaan Rasul Paulus dari Tarsus," kata Fotina, yang memimpin Kapel Kebangkitan Rusia itu. "Saya melihat tanda-tanda kerasulan Putin mirip dengan Rasul Paulus." Ia memberi contoh Rasul Paulus yang kerap menganiaya umat Nasrani sebelum menjadi rasul. Adapun Putin melakukan hal serupa semasa menjadi perwira KGB, seperti dikutip dari tempointeraktif.com.

Fotina dan pengikutnya kerap mendoakan agar Putin terpilih kembali menjadi presiden. "Kami berdoa di altar demi kesuksesan beliau," ujar pemilik Pusat Pengobatan Energi Kosmos ini.

Sejumlah pemimpin Gereja Orthodoks lain menganggap Fotina tak lebih sebagai seorang dukun. Fortina pernah ditahan selama 21 bulan karena menilap uang negara pada tahun 1990-an. "Sejak itu dia mulai memuji-muji Putin di depan publik sebagai rasul. Biar ia tak diperiksa", ujar seorang purnawirawan yang tinggal di Bolshaya Elnya.

Setiap orang pasti memiliki sosok idola yang dibanggakan, tapi jangan sampai hal ini membuat kita memuja secara berlebihan sehingga meresahkan orang lain. Tidak boleh ada yang lebih ditinggikan selain Tuhan, seperti tertulis di Injil Yohanes “Ia (Yesus, red) harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil”.

 

 

Ikuti Kami