Meski Sakit Kanker, Menkes Tetap Bisa Bersyukur

Nasional / 9 June 2011

Kalangan Sendiri

Meski Sakit Kanker, Menkes Tetap Bisa Bersyukur

Lois Official Writer
1816

Memang tidak mudah bila kita mendapati diri kita menderita suatu penyakit yang lumayan berat. Itulah yang mungkin dirasakan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang kini tengah menjalani pengobatan intensif untuk mematikan sel kanker yang menyerang paru-parunya. Namun, semuanya itu tidak membuatnya putus asa dan menyerah. Justru, dia malah bersyukur.

Tentu saja dia memiliki cara untuk berdamai dengan penyakit mematikan itu. “Siapapun dapat terkena kanker. Saya berpikiran positif bahwa saya diberi banyak kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup. Saya diberi cobaan dengan penyakit kanker,” ujarnya dalam acara bedah buku bertajuk ‘Berdamai dengan Kanker’ di RSCM Jakarta. Suatu pernyataan yang luar biasa dari seorang tokoh yang sedang mengalami penyakit berat tapi tetap dapat bersyukur.

Tentunya semua itu tidak terlepas dari dukungan suami dan anak-anaknya saat menjalani pengobatan yang menyakitkan tersebut. “Rasanya memang sakit. Tapi kalau ada dukungan keluarga dan teman rasanya lebih mudah dilewati.” tuturnya. Endang juga merasakan semangat atas kehadiran teman sebagai tempat berbagi. Karena bersama temannya pun, dia rutin berolahraga seperti yoga dan berenang. Menurutnya, gaya hidup sehat menjadi salah satu upaya untuk mempercepat penyembuhan.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat bahwa gaya hidup sehat bukan hanya perlu saat penyembuhan, namun juga berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit. Jadi, kita memang perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Tidak hanya itu, Endang juga tak ingin orang lain mengalami nasib yang sama sehingga dia menyebarkan informasi pencegahan penyakit kanker lewat penerbitan komik. “Tahun ini sudah ada penerbit yang menerbitkannya.”

Sungguh suatu sikap yang luar biasa dari seorang menteri kesehatan dimana dia tidak merundungi nasibnya tapi malah menjadikan penyakitnya sebagai usaha untuk membuat orang lain tidak terkena penyakit seperti dirinya. Dimana dia masih dapat bersyukur. Kitapun sudah seharusnya menjadi orang yang seperti itu, apalagi kita mempunyai Allah yang hidup, yang kita percayai dan bergantung pada-Nya. Kita ucapkan syukur kepada-Nya dalam setiap situasi kita, baik suka maupun duka.

Sumber : vivanews/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami