Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

daniel.tanamal

Official Writer
3845


Umat Kristen di Indonesia kembali mengalami penindasan dari kelompok masyarakat yang tidak menginginkan adanya kegiatan peribadahan. Peristiwa ini terjadi di kota Cirebon, ketika 6.000 jemaat akan mengadakan perayaan dan pengucapan syukur hari raya Paskah harus dibubarkan paksa oleh sekelompok orang yang menamakan diri Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (Gapas) Senin (16/5).

Acara yang sedianya akan dilakukan di Gedung Gratia Cirebon itu harus dibatalkan ketika sekitar 20 orang ormas Gapas yang dipimpin Andi Mulya mendatangi gedung tersebut. Mereka pun langsung menghardik panitia penyelenggara dan mengatakan jika kebaktian di gedung Gratia tersebut tidak memiliki izin. Padahal pihak panitia telah menjelaskan bahwa acara ini telah mendapat izin dari pihak kepolisian.

Ironisnya pihak kepolisian yang datang ke lokasi setelah melakukan dialog akhirnya meminta agar perayaan tersebut bubar untuk keamanan. Panitia acara Stevanus menjelaskan jika pihaknya sudah memberitahukan ke polisi tentang acara yang mereka lakukan malam ini. "Ini bukan kebaktian. Tapi perayaan dan ucap syukur kita kepada Tuhan. Jadi mohon dibedakan antara perayaan dan kebaktian," katanya.

Sedangkan Kapolres Cirebon Kota, AKBP Asep Edi Suhaeri yang datang ke lokasi mengakui jika panitia sudah memberitahukan pelaksanaan acara tersebut kepada polisi. "Mereka sudah mengirimkan surat pemberitahuan," katanya. Namun, kata dia, demi menjaga suasana daerah, akhirnya acara itu pun dibubarkan.

Sehari berselang Selasa (17 Mei) jemaat yang sama inipun kembali dibubarkan oleh ormas yang sama pula di hotel Apita Cirebon. Sejak pukul 05.00 WIB, persiapan perayaan paskah dan ucap syukur sudah dilakukan. Namun, untuk alasan kondusivitas daerah, akhirnya acara itupun dibubarkan. Padahal panitia sudah mengantongi izin dari Polres Cirebon Kota Cirebon untuk pelaksanaan acara ini.

Hingga berita ini diturunkan belum ada langkah dan penanganan yang kongkrit dari pemerintah untuk mencegah terjadinya penindasan ini kembali. Kekhawatiran umat beragama pun kembali muncul, akankah pembiaran terhadap penindasan ini terus terjadi?

Sumber : tempointeraktif/DPT


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ignatius Banton Patria 17 February 2020 - 09:15:41

peranan istri

0 Answer

Tommy Suherman 17 February 2020 - 08:40:37

Siapa menegur orang akan kemudian lebih disayangi .. more..

0 Answer

Maya panjaitan 16 February 2020 - 10:58:39

Saya mau minta doa

0 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (2)


7263

Banner Mitra Februari 2020 (2)