Harian Swissinfo melansir berita mengenai salah satu bentuk pelecahan agama yang kerap terjadi ketika kepentingan politik yang diperjuangkan tidak menemui hasil. Tiga pria diadili walaupun akhirnya dibebaskan. karena bermaksud membakar Alkitab dan Alquran di Bern’s Parliament Square Jerman.
Memang kepolisian berhasil mencegah kejadian provokatif itu namun ketiga pria itu – dua orang India dan satu orang Swiss – tetap diperkarakan di muka pengadilan dengan tuduhan melanggar undang-undang kebebasan beragama dan praktek beragama,
Hakim memutuskan bahwa ketiga terdakwa tidak bisa dihukum hanya karena mengumumkan niat mereka untuk membakar teks-teks keagamaan tersebut. Namun, ketiga pria tersebut diminta membayar setengah dari biaya pengadilan karena mereka melanggar batas kebebasan pribadi dan melukai rasa keagamaan pihak lain.
Ketiga pria yang mengaku beragama Hindu itu juga gagal dalam usaha mereka untuk melarang kedua kitab suci tersebut dibaca anak-anak dan orang muda. Menurut dugaan mereka, isi kedua kitab suci itu mengandung pornografi dan hasutan untuk melakukan kekerasan.
Sumber : Berbagai Sumber/DPT
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!