Orang Kristen di Libya berharap pemberontakan melawan diktator Moammar Gadhafi dapat mengakibatkan kebebasan baru bagi orang percaya.
Jurnalis lepas Tino Qahoush baru saja kembali dari Benghazi dan mengatakan orang Kristen di sana percaya ada waktu yang tepat untuk membawa literatur Kristen dan sumber daya lainnya ke Libya.
Kristen Libya hanya terdiri dari sekitar 3 persen dari jumlah penduduk di negara itu.
Zona larangan terbang tidak membiarkan tentara Libya pendukung diktator Moammar Gadhafi mengendalikan dan menyerang balik para pemberontak.
Pertanyaan yang ada saat ini adalah apakah kekuatan anti pemerintah cukup kuat untuk mengalahkan Ghadafi.
Sementara kelompok lain mengklaim bahwa pejuang dari kelompok teroris seperti al Qaeda dan Hizbullah berada di barisan mereka.
Sumber : cbn.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!