Benarkah Teror Bom Sinyal Bahwa Indonesia Tidak Aman?

Benarkah Teror Bom Sinyal Bahwa Indonesia Tidak Aman?

daniel.tanamal Official Writer
2679

Aksi teror paket berisi bom yang mulai menghantui warga ibukota mulai minggu lalu memang menghadirkan beberapa pertanyaan serius. Mengapa teror bom dapat kembali terjadi? Lalu apakah dengan teror ini memperlihatkan bahwa situasi keamanan di Indonesia sedang tidak aman? Berbagai spekulasi sementara pun bermunculan.

Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan bahwa teror bom ini adalah akibat menggantungnya penegakkan hukum dan pilihan politi yang dijalankan oleh Presiden SBY. "Ini (merupakan) buah pilihan politik SBY. Ia terus membiarkan ketegangan sosial berkaitan dengan kebebesan beragama, hingga mengundang kekerasan," ujar Hendardi pekan lalu di Jakarta, Rabu (16/3).

Sementara itu dirilis Tempo Minggu (20/3) Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Jafar mengatakan teror berupa paket bom yang terjadi belakangan ini merupakan sinyal bahwa negara tidak aman, sekaligus meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan komunikasi antar elemen bangsa. “Ini sinyal kepada dunia internasional seolah-olah Indonesia rawan dan tidak aman untuk investasi. Masyarakat harus menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia tidak goyah dan terprovokasi oleh aksi-aksi terorisme,” ujar anggota DPR RI Komisi Perhubungan tersebut.

Banyaknya analisa yang berkembang memang membuat banyak warga masyarakat akan tidak mengerti bahkan akan memperhebat rasa kekhawatiran dan ketakutan mereka terhadap teror bom ini. Namun yang dapat kita simpulkan dari aksi ini adalah mencermati demikian panasnya situasi di Indonesia belakangan ini, bukan tidak mungkin ada pihak yang menginginkan perpecahan di Indonesia tetap awet terjaga sehingga negara berada di jurang kehancuran. Kewaspadaan masyarakatlah yang harus ditumbuhkan agar pintar mengelak dari jebakan devide et impera yang terus mendera republik ini.

Sumber : Berbagai Sumber/DPT

Ikuti Kami