Tasker Meninggal, Anjingnya Theo pun Tak Mau Hidup Lagi

Nasional / 4 March 2011

Kalangan Sendiri

Tasker Meninggal, Anjingnya Theo pun Tak Mau Hidup Lagi

Lois Official Writer
4332

Semasa hidup mereka, mereka saling bahu membahu menyelamatkan nyawa di Afghanistan dan tak terhitung pula berapa nyawa yang mereka selamatkan. Dalam lima bulan, pasangan Kopral Liam Tasker dan anjingnya Theo, mencatat rekor fantastis. Mereka telah menemukan dan menjinakkan 14 bom rakitan dan gudang penimbunan senjata Taliban. Ini rekor yang belum pernah dibuat oleh seorang prajurit dengan anjing peliharaannya.

Tasker (26) bulan lalu baru saja membuat testimony bagaimana dia menikmati kedekatannya dengan Theo, anjing silangan springer spaniel berumur 22 bulan. “Aku sangat mencintai pekerjaanku dan senang bekerjasama dengan Theo. Dia anjing yang luar biasa dan tidak pernah lelah,” kata Tasker dalam sebuah wawancara yang dilansir di situs Kementerian Pertahanan Inggris. “Dia selalu ingin ke lapangan dan melakukan pekerjaannya.”

Tasker dan Theo bertugas bersama terteakhir kali di distrik Nahr-e Saraj, Helmand. Theo bertugas sebagai pengendus bom. Tiba-tiba, kontak senjata pecah. Taliban menyerang. Tasker kena tembak dan tewas. Ketika jenazah Tasker ke kamp, anjing kesayangannya Theo ikut mati. Theo diduga benar-benar kehilangan tuannya dan ikut mati. Theo menyusul tuannya.

Tasker (26) menjadi prajurit Inggris ke-358 yang meninggal saat mengemban tugas di Afghanistan selama 10 tahun terakhir. Kini kematian menyatukan mereka kembali. Letnan Kolonel David Thorpe, komandan Tasker di resimen anjing juga terpukul. “Dia sangat mencintai anjing, dia pekerja keras, dia prajurit terbaik dan selama bertugas di Afghanistan telah menyelamatkan banyak nyawa,” kata Thorpe.

Tentu saja banyak orang yang kehilangan Tasker. Keluarga Tasker pun sangat kehilangan. Kekasih Tasker, Leah Walters juga merasakan hal yang sama. “Dia akan terus hidup di dalam hidupku. Selamat jalan sayangku, belahan jiwaku, dan sahabatku,” kata Walters.

Tasker dan Theo, kisah inspiratif yang menggugah jiwa. Pengorbanan seorang prajurit dan seekor anjing yang setia. Mereka punya cinta yang tulus untuk negara, kedamaian, dan orang-orang yang dicintai.

Sumber : tempointeraktif/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami