Petinggi Inggris : Tak Ada Tempat Bagi Kristen dalam Hukum

Internasional / 2 March 2011

Kalangan Sendiri

Petinggi Inggris : Tak Ada Tempat Bagi Kristen dalam Hukum

Lois Official Writer
4260

Menurut pengadilan di Inggris, mereka mengakui bahwa sebagian masyarakatnya berpaham sekuler sehingga di dalam hukum atau peraturan negara Inggris, negara tersebut tidak harus berazaskan nilai-nilai agama tertentu. Hal ini tentu saja menimbulkan polemik pada masyarakat Inggris. Secara historis, Inggris bertradisikan keagamaan yang taat, khususnya mengajarkan nilai-nilai Kristen.

Namun, menurut penekanan dua petinggi pengadilan Inggris, Lord Justice Munby dan Mr. Justice Beatson, hukum negara tidak harus memegang nilai-nilai keagamaan tersebut. “Tidak ada tempat di dalam hukum Inggris untuk kepercayaan Kristen, meskipun sejarah panjang keagamaan negara ini taat dan tradisinya dalam mendirikan gereja,” ujar Justice Beatson.

Pernyataan ini muncul setelah ada kasus sepasang suami istri yang tidak dapat menjadi orangtua asuh karena mereka beranggapan bahwa homoseksual itu adalah sesuatu yang salah dan tidak benar. “Kami hanya sedang menjalani hidup normal yang seharusnya dilakukan, sesuai dengan ajaran-ajaran Kristen,” ujar pasangan suami istri yang bernama Eunice dan Owen Johns tersebut.

Itulah yang menjadi latar belakang pernyataan Justice Beatson dan Lord Justice Munby. Kedua petinggi pengadilan itu tidak sependapat dengan Eunice dan Owen, demikian menurut yang dilansir Telegraph. “Dalam kasus pengaturan pengangkatan orangtua asuh, setidaknya, hak kaum homoseksual dalam kesetaraannya harus didahulukan di atas hak umat Kristen dalam mewujudkan kepercayaan dan nilai-nilai moral.” demikian alasan yang dikemukan Lord Justice Munby atas ketidaksetujuannya.

Permasalahan gay ini sudah menjadi permasalahan yang umum di negara-negara Barat. Kekristenan sepertinya semakin luntur, hak untuk memeluk agama dan menjalankan agama terkekang. Dunia seolah-olah memberikan kebebasan kepada individu untuk memegang sesuatu yang mereka percayai tapi konsekuensinya dirasakan oleh umat Kristen.

Sumber : okezone/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami