Rumania Buka Izin Praktek Penyihir

Rumania Buka Izin Praktek Penyihir

daniel.tanamal Official Writer
3080

Jangan aneh jika anda merencanakan untuk bepergian di Rumania dan menemukan ada praktek perdukunan yang memiliki izin dan dilegalkan negara. Pasalnya saat ini pemerintah negeri Dracula ini sedang mengubah undang-undang tentang buruh untuk memasukkan profesi penyihir. Disini menjadi penyihir, peramal, dan paranormal dianggap sebagai profesi yang dianggap sebagai warisan budaya

Seperti dikutip Telegraph, secara resmi sejak 1 Januari lalu pembahasan tersebut mulai dilakukan. Vasile Bleotu anggota parlemen dari partai Demokrat mengatakan Senat telah meloloskan draft undang-undang tersebut minggu lalu. "Para penyihir bisa mendapat izin buka praktek," ujarnya. Dalam draft undang-undang tersebut antara lain disebutkan penyihir diwajibkan memberikan resep kepada pasiennya, juga dilarang melakukan praktek dekat sekolah dan gereja.

Warga Rumania memang sangat mempercayai takhayul. Cerita takhayul bahkan sudah menjadi bagian dari kebudayaan yang berkembang sejak berabad-abad lamanya. Tidak hanya warganya, Presiden Traian Basescu dan ajudannya pun dikenal sangat percaya takhayul. Keduanya kerap menggunakan warna ungu pada hari-hari tertentu untuk menangkal sihir. Tidak heran kalau pada bulan januari lalu , para penyihir di negara itu bersatu menyihir presiden dan pemerintahnya karena diharuskan membayar pajak 16 persen dari pendapatan mereka dan memberi kontribusi untuk program kesehatan serta pensiun untuk pertama kalinya.

Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa praktek sihir adalah bagian dari taktik setan, tipuan dan muslihat iblis yang dibuat untuk menyesatkan kita. Setan dan para malaikatnya menjebak untuk menghancurkan kita. (Efesus 6:11-12 ). Kuasa setan dan para malaikatnya sangat terbatas dibandingkan dengan Kuasa Tuhan Yesus yang menyelamatkan dan menyembuhkan. Identitas kita sebagai anak Sang Raja adalah materai kudus yang lebih mulia disbanding profesi apapun didunia ini.

 

Sumber : Berbagai Sumber/DPT
Halaman :
1

Ikuti Kami