Pemerintah Terus Benahi Diri, Singkirkan Koruptor Sejak Dini

Pemerintah Terus Benahi Diri, Singkirkan Koruptor Sejak Dini

Lois Official Writer
1776

Pemerintah terus membenahi diri, mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah. Pembenahan diri pun dilakukan baik dari segi kinerja kerja, perbaikan kualitas SDM, dan juga keputusan-keputusan yang diambil. Semuanya itu diharapkan akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang takut akan Tuhan dan sejahtera.

Pembenahan itu juga dimulai ketika Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengungkapkan 17 gubernur yang menghadapi masalah hukum sehingga dikuatirkan dapat mengganggu pemerintah, namun tetap harus diambil tindakan yang nyata.

“Ada 17 gubernur yang bermasalah dengan hukum. Ada yang sudah terdakwa, masih tersangka, dan ada yang sudah dihukum. jika seperti ini pemerintahan akan terganggu,” paparnya di Gedung DPD, Jakarta, Senin (17/1). “Ini akan menjadi referensi bagi kami untuk memperbaiki mekanisme pemilihan gubernur yang tak menghabiskan biaya mahal,” papar Gamawan.

Dengan kasus yang terjadi ini, menteri dalam negeri mengharapkan agar pemerintah dapat memperbaiki sistem. Misalnya, pemerintah melihat bahwa yang terkait kasus biasanya terlilit biaya pemilu yang mereka keluarkan sewaktu belum menjabat, sehinggga ketika menjadi gubernur, mereka memakai uang negara untuk hutang mereka. Hal ini salah satu hal yang perlu diperbaiki sistemnya.

Kasus terakhir yang baru saja diputuskan adalah penonaktifan Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najamuddin. Agusrin diduga terlibat korupsi dana bagi hasil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) senilai Rp 23 miliar. Ada juga Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah dan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin yang masih menjalani proses hukum. 17 nama gubernur ini masuk dalam daftar 155 kepala daerah yang sedang menjalani proses hukum sampai saat ini.

Memang sakit, tapi semua itu harus dilakukan agar pemerintahan bersih dari korupsi. Kiranya pemerintah Indonesia semakin bersih, sehat, dan kreatif untuk membawa masa depan bangsa ini menjadi masa depan yang penuh harapan indah.

Sumber : msn/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami