Petugas Imigrasi Dilarang Ucapkan Selamat Natal

Petugas Imigrasi Dilarang Ucapkan Selamat Natal

daniel.tanamal Official Writer
2576

Jangan aneh jika Natal ini anda berkunjung ke Filipina dan tidak mendengar ucapan selamat Natal dari para petugas imigrasi bandara, walau hanya akan mendapatkan senyum. Ucapan selamat Natal itu ternyata terlarang disana.

Adalah kebijakan resmi dari Kepala Biro Imigrasi, Ronaldo Ledesma yang melarang petugas di seluruh counter paspor untuk mengucapkan salam Natal. Menurutnya, ucapan ini bisa disalahartikan sebagai meminta hadiah atau uang. Sesuatu hal yang memang keras dilarang di Negara yang 80 persen mayoritas penduduknya beragama Katolik.

Menurut Ledesma sperti dilansir AP, ucapan salam ini sama seperti tradisi lama di Filipina, yaitu anak-anak mengusulkan keinginannya untuk mengumpulkan hadiah Natal dari bapak baptis ataupun kerabat keluarga. Hal ini dipandang telah dijadikan topeng para petugas korup, yang terkadang menggunakannya sebagai kode untuk pemerasan.

Lanjutnya lagi, memang tidak ada yang salah dengan ucapan selamat Natal, tetapi berbeda di Filipina, meski terdengar tulus, tetapi akan terdengar seperti meminta tip. Untuk menghindarinya, para petugas harus memberikan senyum hangat dan layanan yang efisien membantu para pengunjung.

Tentu saja kebijakan ini menuai komentar dukungan maupun cibiran. Perhatian terbesar tentu saja terhadap Biro Imigrasi. Beberapa masyarakat menyebut biro ini adalah salah satu biang korupsi terbesar di Filipina. Beberapa komentar dukungan menyebut, karena alasan korupsi itulah Ronaldo Ledesma menggunakannya sebagai filtrasi untuk mencegah korupsi semakin jauh berkembang di bironya.

 

Sumber : Associated Press/dpt

Ikuti Kami