Ketika Lidah Tak Bertulang PM Inggris Berbicara

Nasional / 27 November 2010

Kalangan Sendiri

Ketika Lidah Tak Bertulang PM Inggris Berbicara

Lois Official Writer
3849

Ada kata-kata yang tidak boleh kita ucapkan, apalagi bila hal itu menyakiti ataupun menyinggung orang lain. Hal ini terjadi pada saat Perdana Menteri Inggris David Cameron mengemukakan suatu lelucon kepada Ketua Parlemen John Bercow. Dia dikecam keras setelah mencela Ketua Parlemen dengan sebutan orang kerdil. Orang kerdil yang dimaksud adalah seperti orang kerdil dalam cerita Putri Salju. Lelucon ini terjadi pada saat berlangsungnya makan siang dengan Menteri Kesehatan Simon Burns dan Bercow sendiri.

Menteri Kesehatan Simon Burns pun ambil bagian dalam hal ini. Saat Bercow mengatakan tidak senang dengan lelucon PM Cameron tersebut, Menteri Burns justru menimpalinya dengan perkataan, “Jadi orang kerdil yang mana?” begitu yang dikutip oleh Associated Press, Jumat (26/11).

Tak pelak lagi, lelucon hambar PM Inggris itu mengundang kecaman dari banyak pihak. Yayasan Walking with Giants yang membantu orang mengalami masalah pertumbuhan menilai lelucon Cameron amat merendahkan. Pendiri yayasan John Connerty menilai lelucon itu tidak pantas diucapkan dari orang paling berpengaruh di Inggris.

Memang, untuk ukuran orang Inggris, tinggi badan Bercow dinilai pendek. Tinggi badannya yaitu 168 centimeter. Dalam menghadapi cemoohan yang diberikan kepada suaminya, istri John Bercow, Sally menyerang balik PM Cameron melalui akun twitternya. Ia menuliskan, “Jika Mr. B (John Bercow) orang kerdilnya, maka saya adalah sang Putri Salju. Sedangkan David Cameron sudah pasti orang dungu.”

Lidah adalah anggota tubuh yang kecil namun memegang peranan yang sangat penting. Karena itu, berhati-hatilah dengan perkataan Anda, karena Anda mungkin akan punya banyak masalah dengan hal itu.

Sumber : okezone/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami