Stres Itu Masalah Pilihan

Psikologi / 28 October 2010

Kalangan Sendiri

Stres Itu Masalah Pilihan

Lestari99 Official Writer
6610

Terlalu sering kita panik agar segala sesuatunya dapat selesai dalam waktu singkat, bertekad untuk menjejalkan hal-hal besar ke dalam ruangan kecil, dan selalu mencoba menyenangkan semua orang, hanya untuk menyadari bahwa hal ini merupakan tugas yang mustahil dan pada akhirnya membuat kita mengalami frustrasi dan stres. Mari kita meninjau beberapa prinsip Kristen mengenai kesehatan emosional.

Yesaya 58:11, TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Kita harus bersandar pada Tuhan dalam segala hal, sebagaimana Dia menyediakan segala kebutuhan kita. Jadi, bukannya melihat sisa tahun ini sebagai ‘peluang stres’, saya ingin berbagi ‘pengurang stres’.

Jadikan pilihan-pilihan ini sebagai keputusan Anda setiap hari, pilihan-pilihan yang akan membuat Anda lebih sehat di masa yang akan datang.

1. Sering berdoa, beberapa kali sehari. Jika kita membatasi hubungan kita dengan Tuhan, kita akan kehilangan aliran anugerah dan berkat-Nya yang terus mengalir. Doa adalah berkomunikasi dengan Tuhan, sebuah cara untuk mengembangkan hubungan. Jika kita hanya berbicara kepadanya satu kali dalam sehari, bagaimana kita dapat benar-benar mengenal Dia?

2. Pastikan Anda beristirahat 7 jam tanpa gangguan setiap hari. Kita tidak memerlukan penelitian untuk membuktikan bahwa kurang tidur akan menimbulkan efek pada kesehatan, pekerjaan dan hubungan relasi kita. Kita harus segar agar dapat menyegarkan orang lain.

3. Persiapkan pakaian Anda malam sebelumnya. Sebuah kebiasaan yang baik untuk diajarkan kepada anak-anak Anda. Jika Anda menemukan diri Anda berdiri di depan lemari Anda 2-3 menit untuk memutuskan baju apa yang akan Anda kenakan, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan mengatur pakaian Anda. Pasangkan baju Anda dengan aksesoris yang akan Anda kenakan dan gantung semua itu. Bagi para pria, Anda juga dapat melakukan hal yang sama dengan dasi, kaus kaki dan sepatu – jangan pernah menganggap bahwa hal ini hanyalah untuk wanita yang menghabiskan waktu di depan lemari.

4. Katakan “Tidak” lebih sering. Kita harus menempatkan prioritas dengan benar – Tuhan, keluarga, pekerjaan da seterusnya. Prioritas ini akan membantu hal mana yang harus kita lakukan terlebih dahulu.

5. Delegasi membuat orang lain lebih kuat. Tentu saja Anda dapat memilih untuk membuat diri Anda bertanggungjawab terhadap setiap detail dari kehidupan di rumah Anda, atau Anda dapat mendelegasikan tugas kepada orang lain yang mampu; ajar anak Anda untuk mengatur dan membersihkan meja, melipat pakaian, menyiram tanaman – setiap tugas yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Yang terpenting, jangan stres jika mereka melakukannya tidak tepat seperti apa yang Anda inginkan.

6. Menyederhanakan dan merampingkan hidup Anda, kantor dan lemari Anda. Simpan, jual; atau berikan kepada orang lain – lakukan setiap enam bulan sekali.

7. Berhenti menggunakan kartu kredit. Sangat mudah untuk mencabut kartu kredit atau debit untuk semua pembelian kecil dalam hidup kita, tapi tagihan pada akhir bulan dapat menjadi penyebab stres utama. Tetapkan sejumlah uang tunai untuk Anda habiskan dalam seminggu dan tinggalkan kartu kredit dan kartu debet Anda di rumah.

8. Rencanakan hari saat hujan. Berikut adalah beberapa ide: teka-teki silang, papan permainan, film favorit keluarga. Jika kita merencanakan perubahan-perubahan tak terduga, kita dapat menghindari sakit hati dan kekecewaan yang akan timbul.

9. Mengantisipasi hal-hal tak terduga. Membawa duplikat kunci mobil dalam dompet atau tas, menyembunyikan duplikat kunci rumah, membuat foto kopi dari kartu kredit yang Anda bawa. Tanyakan ide lainnya pada keluarga Anda. Apa yang biasanya tidak kita miliki saat sedang dibutuhkan? Apa yang ingin kita jaga agar tidak hilang? Membuat daftar bisa menjadi hal yang menyenangkan, dan akan mencegah saat-saat stres.

10. Lakukan sesuatu hanya untuk bersenang-senang paling tidak sekali dalam seminggu. Menonton film, memancing, menghabiskan waktu bersama cucu, garage sales, kencan di malam hari, pergi ke kebun binatang, melukis mebel – apapun yang Anda suka.

11. Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit dalam sehari. Saya benar-benar percaya bahwa stres tidak dapat bertahan dalam tubuh yang aktif. Saya tidak memiliki bukti ilmiah, kecuali Anda menghitung waktu-waktu yang dilalui ibu mertua saya selama 97 tahun hidupnya – bertahan dari kanker, berjalan 1-2 mil per hari, selama 50 tahun berkebun tanpa menggunakan peralatan mesin, dan bermain piano untuk gereja, kompleks apartemennya dan untuk keluarga.

12. Tuangkan pikiran Anda dalam jurnal. Gunakan jurnal sebagai refleksi, berbagi, dan mengenali sisi positif dari apa yang Tuhan lakukan setiap hari dalam hidup Anda. Stres dapat memenuhi pikiran kita dengan ‘kalau saja’ dan ‘kenapa tidak’. Jika kita secara sadar menuliskan hal-hal yang positif, kita bisa menghilangkan cengkeraman stres dalam kehidupan kita sehari-hari.

13. Tertawa terbahak-bahak. Cara terbaik untuk memasukkan humor ke dalam hari-hari Anda: bermain-bermain dengan anak anjing, berjalan dengan anak Anda, bermain dengan teman, dan bernyanyi karaoke di rumah.

14. Lebih sedikit bicara; lebih banyak mendengar. Inilah alasannya kenapa kita memiliki dua telinga dan satu mulut.

Izinkan perubahan-perubahan sederhana ini menjadi pilihan-pilihan positif dalam hidup Anda dan membuka pintu kesempatan agar Anda bersinar sebagai Anak Raja. Ini adalah tahun perubahan bagi Anda dan saya!

Sumber : cbn.com
Halaman :
1

Ikuti Kami