Para Pemimpin Agama Dukung Ciptakan Perdamaian

Internasional / 2 October 2010

Kalangan Sendiri

Para Pemimpin Agama Dukung Ciptakan Perdamaian

Lois Official Writer
2140

Ada 28 pimpinan, yang beragama Kristen, Yahudi, dan Islam yang menawarkan dukungan atas usaha perwakilan Obama untuk terus melakukan pembicaraan damai antara Israel dan Palestina.

“Kami bersatu mendukung kegiatan, keadilan, dan ketegasan pemimpin Amerika bagi kedamaian Arab-Israel-Palestina,” kata kedua puluh delapan pemimpin dalam suatu pernyataan yang diorganisasi oleh National Interreligious Leadership Initiative for Peace in the Middle East (NILI).

“Sebagai pemimpin agama, kami tetap kokoh berkomitmen untuk solusi bagi kedua negara yang sedang bertikai,” tambah mereka. “Kami percaya bahwa perhatian yang terus menerus dari pemimpin Amerika untuk kedamaian yang sangat mendasar. Dan kami tahu bahwa bukan masalah keterpihakan, tapi memang itulah satu-satunya jalan.”

Penandatanganan dukungan terhadap Obama adalah para ketua yang mengepalai denominasi yang terbesar seperti Michael Kinnamon, sekretaris umum dari National Council of Churches of Christ Amerika; Cardinal McCarrick, uskup emiretus Katolik di Washington; dan David Neff, seorang ketua editor dan wakil presiden Christianity Today.

Pemimpin Yahudi seperti David Saperstein, direktur dari Religious Action Center of Reform Judaism dan Eric Yoffie di antaranya, presiden Union of Reform Judaism. Pemimpin Muslim antara lain Sayyid Muhammad Syeed, direktur nasional dari Islamic Society of North America; Iftekhar A. Hai, direktur pendiri dari United Muslims of America; dan Dawud Assad, presiden emiretus dari Council of Mosques, Amerika.

Bersatu, mereka berdoa bagi kedamaian, membuat pernyataan umum, bertemu dengan para pendukung pemimpin agama dan para institute lainnya melalui pertemuan Timur Tengah. Mereka juga meminta para anggota dari masing-masing komunitas mereka untuk berdoa bagi kedamaian di Yerusalem dan mendukung Amerika untuk melakukan langkah lebih lanjut untuk mewujudkan kedamaian tersebut.

Sumber : christianpost/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami