Budhi Marpaung

Official Writer
3352


Lembaga hak asasi manusia Kristen mendesak menteri-menteri luar negeri negara anggota Uni Eropa (UE) untuk menambah dukungan ke mereka yang menginginkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menyelidiki kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Korea Utara.

Sebagai bentuk keseriusan mereka, Christian Solidarity Worldwide mengaku telah menulis surat kepada para menlu negara-negara anggota UE.

CSW melaporkan minggu lalu ada tiga pemimpin gereja bawah tanah yang dibunuh oleh pihak berwenang di wilayah Pyungsung, provinsi Pyongan. 20 orang Kristen lainnya dilaporkan dikirim ke kamp kerja paksa.

CSW menyatakan ada "kasus kejahatan berat terhadap kemanusiaan" yang dilakukan oleh rezim Korea Utara.

Kejahatan-kejahatan ini, katanya, termasuk pembunuhan, kerja paksa, pemindahan paksa terhadap rakyat, pemenjaraan secara sewenang-wenang, dan penyiksaan.

"Penggunaan eksekusi publik sebagai metode menghasilkan rasa takut dan kepatuhan juga ilegal menurut hukum internasional," kata CSW.

Keadaan tersebut membuat para tahanan menghadapi penyiksaan "sistematis dan berat", kondisi hidup "mengerikan", kekurangan pangan kronis dan "hukuman brutal".

CSW mengatakan kerabat tahanan kerap dipersalahkan oleh asosiasi, yang berarti bahwa sebanyak 200.000 orang bisa dikurung dalam kamp penjara Korea Utara.

"Sistem barbar menyebabkan kelelahan dan sakit yang sangat parah, dan pengungsi telah menyatakan bahwa penjara di kamp-kamp berjumlah tak lebih dari sebuah kalimat, kasar mati berlarut-larut," kata CSW.

"Harapan hidup di kamp-kamp adalah satu sampai dua tahun - sama seperti yang di kamp-kamp konsentrasi Nazi 70 tahun yang lalu."

Korea Utara telah dijuluki sebagai penganiaya Kristen terburuk di dunia oleh Open Doors selama delapan tahun terakhir. Agama dilarang di Korea Utara dimana orang diharapkan untuk hanya menyembah pemimpin tertinggi, Kim Jong-il dan mendiang ayahnya dan pendahulunya, Kim Il-sung.

CSW memperkirakan terdapat 400.000 orang Kristen yang dipaksa untuk menyembah Tuhan Yesus di balik pintu rumah mereka dan penjara.

Direktur Nasional CSW Stuart Windsor berkata, "Rezim Korea Utara melakukan pelanggaran hak asasi manusia paling barbar dan ini adalah waktunya Majelis Umum PBB mengambil tindakan yang berarti untuk mencegah penderitaan berkelanjutan rakyat Korea Utara."

"Sebuah Komisi Penyelidikan untuk menyelidiki kejahatan terhadap kemanusiaan merupakan langkah penting menuju keadilan dan mengakhiri impunitas, dan kami mendesak Uni Eropa untuk mendukung rekomendasi ini dan bekerja secara proaktif untuk mencapainya."

Sumber : christiantoday


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Mei 2


7254

Banner Mitra April Week 3