Misteri Candi Bawah Laut Terungkap

Misteri Candi Bawah Laut Terungkap

Lestari99 Official Writer
4786

Candi bawah laut di perairan Bali sempat menghebohkan para pengguna twitter kemarin (04/08). Bagaimana tidak, dari sebuah foto tampak patung-patung mistis dewa-dewa dengan wajah tertutup lumut, berdiri di kedalaman 100 kaki di dasar laut. Di belakangnya nampak ornamen pagar candi.

Berbagai rumor pun dilontarkan. Ada yang berspekulasi masih ada lebih dari 10 candi serupa terendam di lautan antara Jawa dan Bali. Media lokal bahkan ada yang menghubungkannya dengan penemuan kota Atlantis yang hilang. Namun semua hal itu ternyata salah kaprah.

Foto candi bawah laut tersebut sebenarnya bukanlah sebuah candi, dan tidak ada hubungannya dengan kota Atlantis yang hilang. Sebagaimana yang dimuat oleh Telegraph, foto tersebut hanyalah taman bawah laut yang dibangun penyelam Inggris, Paul Turley (43), untuk menghibur para kliennya.

Di tahun 2005, Paul Turley ‘menenggelamkan sebuah kota’ sebagai bagian dari atraksi turis yang sedang berkunjung ke sekolah selamnya di Permuteran, barat laut Bali. Paul bersama dengan koleganya dari Australia, Chris Brown, juga membangun ‘kota’ tersebut sebagai rumpon, terumbu karang untuk konservasi laut.

Dana yang didapatkan dari para penyelam yang mengunjungi ‘candi bawah laut’ tersebut diperuntukkan bagi proyek Reef Gardener, sebuah proyek yang bertujuan melatih nelayan lokal yang menganggur untuk memelihara karang dekat dengan situs yang menghebohkan tersebut.

“Kami yang menenggelamkan taman candi itu ke laut sebagai sebuah ide yang menyenangkan karena telah melakukan sesuatu yang berbeda. Klien kami yang menyelam ke sana juga menyukainya. Mangkanya ketika saya mendengar penemuan ‘candi bawah laut’ itu, saya tertawa terbahak-bahak. Publikasi yang kami lakukan mungkin tak terlalu bagus karena jarang yang tahu soal situs itu, tapi misteri besar itu kini telah terkuak,” terang Paul.

Yah, meskipun ‘candi bawah laut’ itu bukanlah candi yang sebenarnya, tapi keberadaan taman candi atas prakarsa Paul Turley dan Chris Brown tersebut tetap bisa mendatangkan para wisatawan dari mancanegara akibat keberadaannya yang unik.

Sumber : vivanews
Halaman :
1

Ikuti Kami