Iran Nyatakan Tidak Akan Rajam Ashtiani

Iran Nyatakan Tidak Akan Rajam Ashtiani

Puji Astuti Official Writer
2987

Pemerintah Iran menyangkal tentang pemberitaan bahwa seorang wanita yang tertangkap berzinah akan dihukum mati dengan dilempari batu atau dirajam. Meskipun begitu, wanita tersebut masih mungkin akan dihukum mati dengan cara lain.

Pernyataan umum dari Republik Islam Iran atas kasus Sakineh Mohammedie Ashtiani (42) disampaikan oleh Kedutaan Besar Iran di Inggris.

“Misi ini membantah pemberitaan yang salah yang ditayangkan media.. dan menurut informasi dari pihak yang berwenang di Iran, ia tidak akan dieksekusi dengan hukuman rajam,” demikian ungkap kedutaan.

Astiani tertangkap melakukan perzinahan pada tahun 2006 dan kemungkinan masih akan mengalami hukuman mati, demikian ungkap Drewery Dyke dari Amnesty Internasional di London.

Anak Ashtiani yang sedang memperjuangkan banding ke pengadilan Iran mengatakan bahwa dirinya tidak akan menerima keputusan pengadilan selain keputusan untuk membebaskan ibunya, demikian ungkap Sajjad Mohammedie Ashtiani melalui aktivis HAM Mina Ahadi. Saat ini Sajjad juga melakukan kampanye secara global demi menyelamatkan ibunya. Menurutnya, satu-satunya cara untuk menolong ibunya adalah dengan adanya tekanan dari dunia internasional.

Berita tentang hukuman rajam yang dilakukan di Iran ini telah menjadi perhatian dunia dan dianggap sebagai tindakan barbar dan tidak berkeperikemanusiaan. Kritik dan kecaman pun mulai di tuai oleh Iran, jadi pernyataan resmi dari kedutaan besar Iran tersebut adalah bukti bahwa kampanye yang dilakukan putra Ashtiani telah menghasilkan titik terang. Sebuah teladan bagaimana pengampunan, dan kasih dari seorang anak kepada orangtuanya.

Sumber : CNN
Halaman :
1

Ikuti Kami