Kebiasaan Buruk Yang Lemahkan Imun

Kebiasaan Buruk Yang Lemahkan Imun

Lois Official Writer
3328

Menjaga tubuh tetap sehat tak hanya cukup dengan menyediakan antiseptik atau menghindari teman yang tengah diserang flu. Ternyata kebiasaan sederhana yang melibatkan interaksi dan emosi kita pada sekitar bisa menyebabkan kekebalan kita melemah hingga mudah terserang penyakit. Cek kebiasaan berikut ini dan berhentilah mulai dari sekarang jika ada di dalam diri Anda…

Tidak sempat berinteraksi dengan lingkungan sekitar

Penelitian membuktikan bahwa orang yang jarang berinteraksi dengan orang di sekitarnya akan lebih mudah sakit. Mereka yang berinteraksi lebih dari 6 orang ternyata memiliki kekebalan tubuh 4 kali lebih kuat untuk melawan virus penyebab flu. Tips : Jangan mau terjebak dengan rutinitas kantor yang membatasi interaksi Anda dengan orang terdekat. Kita bisa mengajak teman sekantor untuk menikmati hiburan tertentu. Atau coba telepon / SMS sahabat yang sudah lama tidak kita hubungi.

Sering begadang

Apa yang kita rasakan bila bersenang-senang dari malam hingga dini hari? Badan terasa lemas dan lesu, walau Anda sudah tidur cukup. Ini adalah tanda fungsi sistem imunitas tubuh kita menurun hingga sangat rentan diserang bakteri. Jika setiap malamnya, orang hanya tidur selama 4 jam selama 1 minggu, tubuh hanya akan memproduksi setengah antibodi pencegah virus flu dalam darah dibandingkan mereka yang tidur 7-8.5 jam setiap malamnya. Tips : Tidurlah 7-9 jam untuk orang dewasa.

Tidak pernah berpikir positif

UCLA pernah melakukan satu penelitian unik kepada mahasiswa hukum. Para mahasiswa yang mengawali semester pertamanya di kampus dengan pikiran optimis membantu sel imunitasnya meningkat pada pertengahan semester. Ketika mereka optimis, kesadaran diri untuk menjaga kesehatan jadi lebih baik. Tips : cobalah untuk melatih diri mensyukuri setiap apapun dalam hidup Anda, bahkan hal yang buruk sekalipun. Anda harus yakin bahwa di setiap hal buruk, Tuhan mendatangkan kebaikan pada hidup Anda.

Selalu memakai pulpen orang lain

Kuman penyebab flu mudah menyebar karena adanya kontak melalui kulit dan udara. Itu sebabnya kita harus berhati-hati ketika menyentuh benda-benda yang digunakan banyak orang, seperti pulpen yang disediakan di bank atau di kantor imigrasi atau yang dipinjam dari teman. Tips : Cuci tangan adalah cara paling sederhana untuk membebaskan kita dari resiko tertular flu.

Terbuka pada pasangan

UCLA melakukan penelitian terhadap 41 pasangan yang bahagia menjalani kehidupan pernikahan. Para pasangan diminta bercerita mengenai masalah rumah tangga yang pernah mereka alami selama 15 menit sedangkan peneliti mendeteksi tekanan darah, detak jantung, dan sel darah putih. Dibuktikan bahwa dengan mengungkapkan hal-hal yang mengecewakan, membuat hormon stress menurun dan virus berkurang. Tips : Jangan simpan kecewa seorang diri. Jika ada kesalahpahaman mungkin hanya karena disebabkan kita salah mengartikan apa yang dikatakan atau dilakukan pasangan. yang perlu kita lakukan hanya menyamakan persepsi untuk keluar dari masalah.

Malas mengolah tubuh

Sebuah penelitian membandingkan orang yang tidak aktif bergerak lebih mudah sakit dibanding orang yang malas bergerak. Tips : Luangkan waktu 30 menit setiap harinya untuk meningkatkan sel darah putih. Sel ini berperan untuk mengatur sistem imunitas tubuh terbentuk sempurna.

Jarang tertawa

Emosi positif membuat kita mudah tertawa. Dengan tertawa hanya dalam satu jam, seperti saat menonton film komedi, sel imun akan meningkat secara signifikan. Tips : Tertawalah lebih sering. Banyak cara untuk membuat kita tertawa, mulai dari nonton film lucu atau makan bersama teman sambil bertukar cerita lucu.

Dikelilingi perokok

Bukan hal baru jika perokok pasif lebih banyak mengalami kerugian dibanding perokok aktif. Tips : jauhi cara orang-orang yang merokok. Lakukan tindakan agresif seperti melarang orang-orang terdekat kita untuk merokok.

Bergantung pada antibiotik

Orang yang tergantung pada antibiotic mengalami penurunan hormon sitokin yang mengendalikan imunitas tubuh. Tips : Gunakan antibiotik bila dan hanya bila kita mengalami infeksi akibat bakteri dan dosisnya pun harus tepat.

Sumber : kompas/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami