Polisi Uzbekistan Tahan Umat Kristiani dan Sita Alkitab Mereka

Polisi Uzbekistan Tahan Umat Kristiani dan Sita Alkitab Mereka

Budhi Marpaung Official Writer
3775

Tindakan keras pemerintah terhadap penginjilan yang dilakukan umat Kristiani masih berlangsung di berbagai negara Asia saat ini, termasuk di Uzbekistan.

Jajaran kepolisian setempat dibantu badan-badan keamanan negara pada awal Mei melakukan penyerbuan besar-besaran ke Church of Christ, salah satu gereja terbesar di Tashkent, Ibukota negara tersebut.

Pejabat pemimpin gereja ditangkap dan semua barang yang ada gereja tersebut yang dianggap dapat menyebarkan kekristenan seperti Alkitab, literatur, dan komputer disita pihak berwajib.

Felix Corley dari Forum 18 News Service yang berada Uzbekistan melaporkan, tidak lama setelah melakukan panangkapan, pemerintah setempat menyelenggarakan pengadilan.

"Dua hari setelah penyerbuan itu, mereka menggelar sidang di mana delapan anggota gereja dibawa ke pengadilan," jelasnya. "Tiga dari mereka diberi hukuman penjara 15 hari. Itu merupakan sanksi maksimum untuk kasus yang berkaitan dengan penyebaran agama…dan sisanya didenda.."

Corley menambahkan bahwa lima orang yang tidak mendapat hukuman penjara harus membayar denda "80 kali upah minimum bulanan." – sebuah sanksi hukum yang tidak masuk logika.

Untuk diketahui, Uzbekistan merupakan salah satu penganiaya terburuk umat Kristiani  di dunia. Bahkan negara pecahan dari Uni Soviet tersebut masuk dalam daftar pengawasan Kebebasan Beragama Internasional yang dikeluarkan Komisi Amerika Serikat.

Adalah sebuah resiko yang harus diterima oleh seluruh orang percaya ketika dalam perjalanan kekristenan mendapat banyak tekanan dari orang sekitar atau pun para pemegang kekuasaan. Tuhan Yesus menyatakan dalam kitab injil bahwa hal itu terjadi adalah karena dunia membenci diri-Nya. Janganlah menjadi lemah apabila mendengar, melihat, atau bahkan mengalami sendiri penganiayaan oleh karena iman Kristiani yang Anda pegang, justru gunakanlah waktu tersebut untuk memperbesar kapasitas rohani di dalam diri Anda.

Sumber : cbn.com
Halaman :
1

Ikuti Kami