Berteman Dengan Kegagalan

Berteman Dengan Kegagalan

Budhi Marpaung Official Writer
2930

Kegagalan, sebuah kejadian yang menjadi momok menakutkan bagi siapapun di dunia ini baik ia seorang pelajar, mahasiswa, pengusaha, bahkan investor sekalipun. Tidak ada satu pun orang yang menginginkan hal ini terjadi di dalam kehidupannya. Kenyataannya, kegagalan justru yang sering kita temui saat mengerjakan sesuatu.

Kalau begitu, bila kegagalan yang akan kita alami di akhirnya untuk apa membangun usaha atau investasi? Bukankah hal tersebut adalah hal yang sia-sia saja? Tentu tidak ! Investasi bukanlah hanya mengenai uang yang banyak yang kita hasilkan atau seberapa luas usaha kita saat ini, tetapi juga mengenai pembentukkan karakter.

Pada saat kita menjalankan investasi justru disitulah nyali kita diuji. Apakah kita orang yang mudah menyerah dengan keadaan atau adalah orang yang berani melangkah, investasilah alat tepat untuk mengukurnya.

Sudah tidak terhitung banyak para investor yang saat ini sukses harus "babak belur" untuk meraih apa yang dimilikinya saat ini. Tidak terhitung juga berapa banyak dari mereka yang mengambil keputusan untuk berinvestasi sebagai ladang kehidupannya harus mengalami tekanan yang besar dari sekeliling mereka. Namun, lihatlah sekarang orang-orang ini! Mereka adalah penentu perekonomian negara mereka.

Cara terbaik untuk menyiapkan diri Anda terhadap datangnya prahara di masa depan adalah dengan mempraktikkan keberanian setiap harinya. Maksudnya? Investasi apapun yang sedang Anda jalani atau usaha yang sedang geluti, pasti ada momen dimana Anda akan merasa gugup. Pada saat itu, sekalipun Anda punya keyakinan diri yang sangat besar, Anda tahu bahwa ada peluang akan gagal. Jika Anda tidak gugup sama sekali, Anda bukan manusia. Jadi, terimalah rasa gugup itu. Dan setelah selesai, ingatlah bagaimana Anda merasa sangat takut, dan ingatlah bahwa Anda tetap tetap melakukannya, betapapun takutnya Anda.

Sumber : The Big Idea; Donny Deutsch; Penerbit Gramedia

Ikuti Kami