Puji Astuti

Official Writer
2069


Penolakan atas Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Konten Multimedia terus bertambah. Salah satunya dari para Facebooker. Mereka menganggap adanya peraturan ini memberangus demokrasi dan mundur kembali seperti jaman orde lama.

Inilah beberapa komentar yang disampaikan Facebooker dalam group Tolak RPM Konten:

"Jangan coba2 membungkam suara kami dng undang2 . ." ungkap Kaka Semar Badranaya.

Dhimas Prasetyo Nugraha berkata, "DUKUNG... tolak rpm pengaturan konten multimedia...Mau balik lagi ke sistim orba lagi emang nya..???"

Di group Tolak RPM ini saja, sekarang sudah menjaring 3.282 member. Selain group ini, telah banyak muncul group, fans page dan causes yang menyatakan penolakan RPM dan telah menjaring ribuan anggota.

Bukan hanya para facebooker, banyak kalangan yang juga tidak setuju dengan keberadaan RPM Konten Multimedia ini. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Theo L Sambuaga. Dia mengingatkan bahwa RPM ini bertentangan dengan isi UU ITE yang ditetapkan tahun 2008 lalu. Menurutnya hal ini juga bertentangan dengan kebebasan pers dan sama saja dengan upaya pemberangusan.

Sumber : Berbagai sumber


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra Mei 2


7259

Banner Mitra April Week 3