Daniel

Official Writer
4144


Kita semua suka berpikir untuk memiliki iman yang bisa memindahkan gunung. Yesus sendiri memberitahu kita, jika kita memiliki iman sebesar biji sesawi, kita akan bisa memindahkan gunung (Matius 17:20). Dan ketika gunung tersebut benar-benar berpindah, hal tersebut akan menimbulkan sukacita yang besar dalam hidup kita. Tidak ada yang lebih menakjubkan daripada melihat Tuhan bergerak secara supranatural dan menyaksikan beberapa mujizat penyediaan Allah atau beberapa masalah yang besar terpecahkan secara illahi hanya dalam semalam.

Tetapi apa yang terjadi ketika Anda berbicara kepada gunung dan memerintahkannya untuk berpindah? Dan Anda mengatakannya berulang kali namun gunung itu tidak berpindah juga. Anda sudah berdoa dengan berbagai cara namun tidak ada jawaban. Apakah Alkitab Anda salah? Apakah Tuhan tetap memegang memegang janji Firman-Nya? Dapatkah kita benar-benar mempercayai Tuhan dalam kehidupan nyata?

Faktanya, Tuhan memberi kita sebuah janji yang besar dalam Amsal 3:5 dan 6, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri; Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." Pikiran manusiawi kita bisa menjadi musuh yang paling berbahaya terhadap iman kita dan logika manusia terbukti telah gagal dalam ujian iman. Jalan Tuhan bukan jalan kita, pikiran Tuhan bukan pikiran kita.

Jadi jika Anda telah berdoa dalam iman dan ketaatan namun gunung belum berpindah, ingatkan diri Anda bahwa Tuhan memiliki rencana lain dalam hidup Anda; Tuhan ingin Anda mendaki gunung tersebut. Kita belajar banyak hal selama pendakian bahwa kita harus membuat iman kita bekerja. Jika Anda tidak bisa memindahkan gunung, Anda bisa mendaki gunung tersebut.

Mendaki gunung mungkin tidak semudah dan sehebat memindahkan gunung karena mendaki gunung berarti bekerja keras, menderita dan penuh kesabaran. Tetapi hal ini akan terjadi selama proses pendakian gunung, kita belajar bagaimana Tuhan mengajar dan membentuk karakter kita dalam waktu yang lama. Mendaki gunung adalah sebuah pengalaman iman yang baru dan menarik untuk Anda.

Yakobus mengatakan tentang ujian dan penderitaan yang mengambarkan sebuah pendakian iman; "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun." (Yakobus 1:2-4).

Sumber : city harvest church.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra April Week 3


7257

Mitra Banner Maret Week 3