Kelelawar Tebar Wabah Rabies Di Peru

Nasional / 7 January 2010

Kalangan Sendiri

Kelelawar Tebar Wabah Rabies Di Peru

Daniel Official Writer
3011

Kalo di Indonesia baru-baru ini mewabah rabies yang disebabkan oleh anjing gila, lain lagi yang terjadi di Peru. Sebanyak tujuh anak-anak meninggal akibat rabies setelah mereka digigit oleh kelelawar di hutan tropis bagian utara Peru.

Seperti yang diungkapkan kepada surat kabar Peru 21 oleh Direktur Kesehatan Regional di Provinsi Amazon, Peru utara, Elias Bohorquez bahwa seluruh korban memiliki gejala rabies seperti tidak tahan terhadap sinar, takut pada air, tubuh kejang, banyak mengeluarkan air liur dan kejang urat. Namun diagnosa secara medis telah tertunda karena masyarakat pribumi menolak otopsi. Dinas kesehatan regional terus melakukan pendekatan kepada kepala suku pribumi dalam upaya menanggulangi wabah tersebut.

Tragedi tersebut terjadi di masyarakat pribumi Kigkis, tempat beberapa kelompok penting seperti Awajun dan Wampis, yang biasanya membangun gubuk mereka dengan menggunakan ranting dan cabang pohon. Gubuk yang rusak seringkali membuat penghuninya sangat rentan terhadap serangan kelelawar penghisap darah pada malam hari, terutama pada musim panas. Sumber : antaranews.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?