Tsutomu Yamaguchi, Saksi Bom Atom Hiroshima-Nagasaki Meninggal Dunia

Tsutomu Yamaguchi, Saksi Bom Atom Hiroshima-Nagasaki Meninggal Dunia

Lestari99 Official Writer
3992

Tsutomu Yamaguchi, satu-satunya saksi hidup yang diakui pemerintah Jepang atas pemboman Hiroshima-Nagasaki, meninggal dunia kemarin (6/1) pada usia 93 tahun karena kanker lambung. Tsutomu Yamaguchi memang berada di pusat ledakan atau ground zero ketika kedua bom nuklir itu dijatuhkan.

Pada 6 Agustus 1945 Yamaguchi sedang melakukan perjalanan bisnis ke Hiroshima ketika pesawat B-29 milik Amerika menjatuhkan bom di kota itu. Sekitar 140.000 orang meninggal, sebagian tewas seketika namun banyak pula yang meninggal perlahan-lahan. Yamaguchi mengalami luka bakar yang cukup parah namun keesokan harinya ia pulang ke Nagasaki.

Dan lagi-lagi, Yamaguchi berada di Nagasaki ketika bom nuklir kedua dijatuhkan Amerika di kota tersebut. Dalam ledakan kedua di Jepang ini, 70.000 orang meninggal tapi Yamaguchi selamat. Sungguh sebuah mukjizat untuk seseorang yang harus mengalami dua kali ledakan bom nuklir saat berada di pusat ledakan.

Tahun lalu pemerintah memberi status istimewa dalam daftar orang yang selamat dari bom nuklir tersebut. Hanya sedikit saja orang yang diketahui selamat dari kedua serangan bom itu, tapi Yamaguchi adalah satu-satunya yang diakui pemerintah Jepang. Tanpa status istimewapun, Yamaguchi terkenal di seluruh dunia dan sering menjadi pembicara yang mendukung seruan perlucutan senjata nuklir.

Walikota Nagasaki secara khusus menyatakan rasa dukanya yang mendalam atas meninggalnya Tsutomu Yamaguchi karena Jepang telah kehilangan pembawa cerita yang berharga.

Sumber : bbc

Ikuti Kami