Mirror Mirror On The Wall

Kata Alkitab / 14 November 2009

Kalangan Sendiri

Mirror Mirror On The Wall

Lestari99 Official Writer
8430

Mirror mirror on the wall (cermin cermin di dinding). Anda tentu kenal baik dengan kalimat ini. Ini adalah kalimat yang digunakan oleh seorang ratu yang sangat cantik namun berhati jahat dalam dongeng Putih Salju. Sang Ratu akan berdiri di hadapan cerminnya yang dapat berbicara dan bertanya, "Cermin cermin di dinding, siapakah yang paling cantik di antara semua wanita?" 

Setiap kali pertanyaan itu dilontarkan, sang cermin akan menjawab, "Engkau, ya Ratu, adalah wanita tercantik di negeri ini." Namun selama bertahun-tahun Putih Salju bertumbuh menjadi seorang wanita dewasa dan kecantikannya melampaui setiap wanita di negeri itu. Datanglah hari ketika sang cermin berkata kepada Ratu, "Putih Salju, ya Ratu, wanita tercantik di negeri ini."

Sejak saat itu, menurut cerita dongeng, Putih Salju menjadi obyek dari kebencian sang Ratu.

Seorang raja memiliki kisah yang serupa dengan cerita dongeng di atas. Namanya adalah Daud. Dan yang menjadi cerminnya adalah nabi yang sangat setia, Nabi Natan.

Nabi Natan menceritakan kepada Raja Daud mengenai tingkah polah orang yang sangat jahat di dalam Kerajaannya. Dalam kemarahannya, Raja Daud bertanya, "Siapa orang itu?!?!". Dan Nabi Natan menjawab, "Raja Daud, Andalah orang itu."

2 Samuel 12:1-9

12:1 TUHAN mengutus Natan kepada Daud. Ia datang kepada Daud dan berkata kepadanya: "Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin.

12:2 Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi;

12:3 si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain dari seekor anak domba betina yang kecil, yang dibeli dan dipeliharanya. Anak domba itu menjadi besar padanya bersama-sama dengan anak-anaknya, makan dari suapnya dan minum dari pialanya dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya.

12:4 Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu."

12:5 Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: "Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.

12:6 Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan."

12:7 Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: "Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.

12:8 Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu.

12:9 Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon.

Terkadang menjadi hal yang menakutkan untuk melihat diri kita sendiri sebagaimana Allah melihat kita. Apa yang kita pikir cukup indah, tapi Tuhan melihatnya bagaikan kutil, bekas luka dan cacat; namun semua ketidaksempurnaan, yang disebut Allah dengan dosa, dilindungi oleh darah Yesus yang murni dan berharga.

Jika Anda belum memberikan komitmen hidup kepada Kristus, berpalinglah kepada cermin kekekalan yang adalah Alkitab. Tataplah ke dalam gelas yang penuh dengan perhatian, yaitu sahabat Anda. Anda mungkin akan terkejut dengan pantulan gambar yang Anda lihat sedang menatap Anda.

Inilah saatnya untuk berdoa dari kedalaman jiwa Anda, "Ya Allah, kasihanilah aku, orang yang berdosa. Lingkupi aku dengan darah Yesus. Dan selamatkanlah aku hari ini."

Sumber : cbn.com – Dan Betzer
Halaman :
1

Ikuti Kami