Hallowen Tidak Lagi Harus Horor

Nasional / 1 November 2009

Hallowen Tidak Lagi Harus Horor
Puji Astuti Official Writer
3652

Halloween, sebagian besar anak di Amerika merayakan dengan semangat pada 31 Oktober kemarin. Namun, budaya mereka menggunakan kostum yang menyeramkan sudah mulai sedikit di ubah. Pistol mainan, pisau mainan dan senjata mainan lainnya yang sering dianggap keren oleh anak-anak dilarang digunakan dalam festival sekolah dasar Riverside Drive.

Demikian juga sekolah yang ada di distrik Illionis, mereka di arahkan untuk menggunakan kostum karakter pahlawan nasional dan makanan dari pada menggunakan kostum zombie atau vampire. Di Texas menyarankan pelajar untuk menggunakan kostum yang "positif".

Pada prinsipnya anak-anak tidak diijinkan menggunakan kostum menyeramkan, karakter horor, tidak menyinggung ras lain, agama, kebangsaan, gender dan kondisi kecacatan. Tidak boleh membawa senjata sekalipun itu hanya mainan. Lalu untuk topeng, hanya boleh digunakan saat parade saja.

Tujuan dilakukan pembatasan ini adalah mengajarkan anak-anak untuk menghargai perbedaan, dan tidak memberi makan pikiran anak-anak dengan gambaran-gambaran negatif. Selain itu mereka ingin mengubah image yang ada selama ini tentang Hallowen yang dianggap sebagai ritual aliran sesat, dengan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif.

Jadi perubahan sudah dimulai, ini bukan lagi saatnya promosi satanisme. Ubah Hallowen untuk sesuatu tujuan yang positif, terutama bagi anak-anak. Setan digambarkan selucu apapun tetap adalah kuasa gelap. Jangan ijinkan anak-anak Anda terbiasa dengan gambaran setan.


Sumber : NY Times
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?