Situs Doa Provokatif Picu Kemarahan Warga

Nasional / 14 October 2009

Kalangan Sendiri

Situs Doa Provokatif Picu Kemarahan Warga

Tammy Official Writer
3220
Yousef al-Khattab, seorang warga New York menggunakan website miliknya yang memposting sebuah kalimat doa memohon kepada Tuhan agar memusnahkan semua orang-orang keturunan Yahudi.
 
Tetaplah Yousef beranggapan bahwa kalimat yang diposting pada website RevolutionMuslim.com itu bukanlah sebuah ancaman dan provokasi melainkan hanya sebuah ucapan doa dan harapan.
 
Biar bagaimanapun tentu saja website ini langsung menyulut kemarahan di berbagai kalangan. Para penegak hukum New York menilai websitenya ini melanggar peraturan karena mengarah pada tindakan provokatif dan anarkis yang utamanya dapat membahayakan kehidupan umat beragama.
 
Sebenarnya Yousef telah menghapus postingan tersebut pada 7 Oktober silam dan menggantinya dengan sebuah postingan mengenai mesjid di Yerusalem. Namun postingannya tersebut telah terlanjur tersebar dan dikopi oleh banyak orang.
 
Meskipun isi dari doa tersebut dirasa mengusik kepluralitasan masyarakat, tetapi sebenarnya hal itu itu dilindungi oleh Amandemen Pertama AS sebagai bentuk ekspresi. Dia menyebutkan bahwa kebenciannya terhadap kelompok Yahudi dilindungi oleh Amandemen Pertama. "Jika ini merupakan sebuah teror atau ancaman bagi orang lain, saya pasti akan dipenjara," kata pria berusia 41 tahun ini.
 
Sementara itu seorang analis senior hukum legal dari Fox News Andrew Napolitano membenarkan bahwa postingan tersebut dilindungi oleh Amandemen Pertama.
 
Meskipun bentuk ekspresi iman kepercayaan kita adalah hal legal di tengah hukum maupun masyarakat, bukankah alangkah lebih baiknya jika kita tetap menjaga suasana kedamaian dan ketenteraman di tengah masyarakat dunia yang plural ini? Untung saja isi dari situs Yousef tersebut tidak menyulut tindak kekerasan.
Sumber : okezone.com/Tmy
Halaman :
1

Ikuti Kami