Tammy

Official Writer
2617


Selepas berjam-jam melakukan tindakan penyergapan yang menghasilkan tewasnya teroris terbesar di Indonesia saat ini, polisi menemukan sebuah tas berisi laptop dan dokumen. Dan, di antara dokumen itu ditemukan lembaran-lembaran "bom waktu": tiga pucuk surat wasiat dari tiga terpidana mati Bom Bali I, yakni Mukhlas, Abdul Aziz alias Imam Samudra, dan Amrozi. Yang ketiganya telah dieksekusi mati, November 2008.

"Bom waktu" itu tak kalah berbahayanya dibandingkan dengan bom sungguhan. Ketiga pucuk surat wasiat itu merupakan surat asli, bukan fotokopi. Polisi kini tengah menyelidiki bagaimana ketiga surat wasiat asli itu bisa sampai ke Noordin. Isi surat itu sebenarnya telah tersebar luas, termasuk melalui situs-situs tertentu yang mengobarkan semangat berjuang dengan kekerasan.

Isi surat wasiat secara garis besar berisi pesan kepada pengikut mereka untuk melanjutkan agenda teror yang menurut mereka merupakan bentuk perjuangan. Secara terang-terangan, misalnya, Abdul Aziz menyerukan pembunuhan terhadap orang-orang yang berseberangan dengan mereka. Bahkan, Abdul Aziz menyerukan supaya pengikutnya mendidik anak keturunan mereka untuk melanjutkan agenda kekerasan tersebut.

Kematian Noordin pada 17 September 2009 sebenarnya tak terlalu berarti bagi pemberantasan terorisme. Sebab itu, meskipun teroris warga negara Malaysia itu telah mati, polisi tetap melanjutkan operasi perburuan jaringan Noordin. Beberapa nama telah dikantongi polisi, di antaranya adalah Syaifudin Zuhri, Mohammad Syahrir, dan Bahrudin Latief. Selain mereka, ada nama-nama lain yang juga amat penting, tetapi belum dapat diungkapkan secara terbuka.

Surat Wasiat TerorisSurat wasiat tersebut mengisyaratkan satu hal: bayang-bayang teror belumlah sirna. Terorisme berbeda dengan tindak kriminal biasa. Ideologi menjadi lokomotifnya. Dan masinisnya bisa siapa saja. Meskipun Noordin mati, bisa saja masih akan banyak penerusnya.

Kita tetap harus berdoa agar Tuhan tetap bekerja atas keamanan yang ada di negeri ini. Manusia memang sudah jatuh ke dalam dosa, dan kekerasan adalah salah satunya. Biarlah tak ada lagi orang yang ingin menyakiti sesamanya meskipun ada perbedaan di antara sesamanya, karena biar bagaimanapun kekerasan tak pernah menyelesaikan masalah dan justru membawa ke dalam kehancuran. Biarlah ideologi kekerasan yang dibawa oleh Noordin dan kawan-kawan dapat sirna dari negeri ini. Amin.

Sumber : kompas.com/Tmy


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra Mei 2


7259

Banner Mitra April Week 3