Wartawan Adu Dorong Dengan Polisi Demi Liputan

Nasional / 25 September 2009

Kalangan Sendiri

Wartawan Adu Dorong Dengan Polisi Demi Liputan

Puji Astuti Official Writer
2106

Menjadi wartawan ternyata dibutuhkan kemampuan untuk menyampaikan berita dengan baik, namun para wartawan di Sulawesi Barat butuh lebih dari itu, mereka butuh otot dan mulut ketika berhadapan dengan polisi yang menghalangi untuk meliput acara pelantikan DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Srikandi Mamuju itu jaga ketat oleh aparat Polres Mamuju.

Wartawan dilarang meliput jika tidak memiliki undangan, karena di dalam sudah ada wartawan dari TVRI Sulbar untuk menyiarkan acara pelantikan ini," demikian ungkap Kepala Kurs Ops Reskrim Mamuju, Nur Iksan Nurdi yang memimpin pengamanan.

Para wartawan yang tidak terima karena merasa sudah dibekali kartu identitas (Id card) dari Humas DPRD Provinsi nekat memaksa masuk sehingga berakhir dengan adu dorong.

Kericuhan itu akhirnya diredakan Kepala Bagian Humas DPRD Proinsi Sulbar, Mahyuddin yang memberikan ijin bagi para wartawan untuk masuk dan meliput. Akhirnya para polisi mengalah dan pelantikan DPRD tetap berjalan dengan baik.

Komunikasi adalah sesuatu yang penting, jika informasi tidak disampaikan pada pihak-pihak yang seharusnya maka bisa berakhir ricuh seperti yang dialami para wartawan dan polisi tersebut.

Sumber : Antara News/VM
Halaman :
1

Ikuti Kami