Krisis Ekonomi, Venezuela Pangkas Peserta Ratu Kecantikan di Negaranya

Nasional / 20 September 2009

Krisis Ekonomi, Venezuela Pangkas Peserta Ratu Kecantikan di Negaranya

Budhi Marpaung Official Writer
3821

Krisis ekonomi yang banyak dialami negara di dunia ini ternyata dialami juga oleh negara Venezuela. Dan salah satu efeknya adalah dimana organisasi Ratu Sejagat lokal harus memangkas jumlah kontestan perlombaan ratu kecantikan nasional dari 30 peserta menjadi 20.

Pihak penyelenggara Miss Venezuela, Joaquin Riviera, mengatakan dalam wawancara dengan media lokal di negara tersebut bahwa tindakan pengurangan peserta itu mereka ambil karena mereka harus mengurangi biaya pengeluaran mereka untuk wanita-wanita cantik itu. "Kami juga harus mengencangkan ikat pinggang,".

Seperti layaknya di Indonesia, acara ratu-ratuan itu selalu menyedot perhatian para pemirsa televisi. Oleh karena itu, pada tahun ini, pihak penyelenggara akan lebih memperketat pemilihan gadis-gadis yang akan menjadi duta pariwisata negara gudang ratu kecantikan tersebut.

Osmel Sousa yang adalah pengusaha besar bidang kecantikan di Venezuela membantah bahwa pemangkasan itu akan membuat penurunan pendapatan pada industri pakaian dan operasi plastik.  

Venezuela merupakan negara yang kerap kali menarik perhatian dunia karena para peserta ratu kecantikan dari negara tersebut meraih prestasi tertinggi dalam ajang ratu sejagat yang mereka ikuti. Seperti yang baru-baru ini terjadi di ajang ratu sejagat di Bahama bulan lalu dimana mahkota ratu diberikan kepada Stefania Fernadez (18), kontestan asal Venezuela.

Pengurangan kontestan dalam perlombaan Miss Venezuela sepertinya tidak akan berpengaruh banyak bagi dunia internasional, khususnya dalam ajang ratu sejagat. Pesona dan kecerdasan yang dimiliki wanita asal negara Amerika Latin itu seperti sudah menyihir dunia. Sesuatu yang perlu organisasi kecantikan di Indonesia pelajari agar dapat berbicara lebih banyak di ajang-ajang ratu kecantikan internasional.

Sumber : Kompas.com/bm
Halaman :
1

Ikuti Kami